Kamis, 06 Okt 2016 20:01 WIB

Cinemathoscope

Finding Dory, Kisah Ikan Amnesia yang Mencari Orang Tuanya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: poster Finding Dory

Amnesia secara umum didefinisikan sebagai sebuah kondisi di mana seseorang kehilangan ingatan akan fakta, informasi dan pengalaman yang pernah ia rasakan. Menariknya, dalam film maupun serial televisi, penderita amnesia seringkali digambarkan dengan seseorang yang lupa siapa dirinya, padahal penderita amnesia betulan tidak pernah mengalami hal ini.

Seperti dikutip dari Mayo Clinic, penderita amnesia tahu betul siapa dirinya. Hanya saja mereka kesulitan untuk menyerap informasi baru dan membentuk memori atau ingatan baru dalam otak mereka karena amnesia dipicu oleh kerusakan pada bagian otak yang berperan vital dalam memproses ingatan.

Namun perlu dipahami bahwa ada dua jenis amnesia:
- anterograde amnesia, kehilangan kemampuan untuk mempelajari informasi baru
- retrograde amnesia, kehilangan kemampuan untuk mengingat kejadian dan informasi yang sudah pernah diketahui dan dialami sebelumnya

Pada kasus Dory, ia mengalami anterograde amnesia. Dan karena amnesia itu pulalah, Dory tak dapat melanjutkan diskusi itu dan perjalanan dengan Mr Ray pun dimulai, hingga sampailah mereka di pinggir daratan. Saat itu Mr Ray berpesan kepada ikan-ikan kecil agar tidak terbawa arus, dan disitulah Dory mengingat hal pertama tentang keluarganya. Tetapi ketika kilas balik ingatannya muncul, Dory tak sadar telah terseret sekawanan ikan pari yang sedang bermigrasi meski kemudian berhasil diselamatkan.

Di situlah ia mengingat petunjuk kedua, yaitu 'the jewel of Morro Bay, California'. Setelah meminta bantuan Marlin, ketiganya menumpang kawanan kura-kura untuk mencapai perairan California. Dan tiba-tiba mereka terdampar di sebuah perairan yang gelap, yang belakangan diketahui sebagai bagian dari Marine Life Institute, sebuah institut rehabilitasi binatang laut.

Sayang Dory tertangkap oleh petugas dan dibawa masuk. Di sana ia bertemu dengan seekor cumi-cumi bernama Hank. Dari Hank-lah Dory tahu bahwa Marine Life Institute inilah tempatnya berasal dan dengan bantuan cumi-cumi ini, ia mencoba mencari mereka. Ada cuplikan adegan menarik yang terjadi saat Dory dan Hank menerobos masuk kantor institut untuk melihat peta.

Dory berharap dengan melihat peta tersebut, ia bisa ingat darimana asalnya. Dan ia tak sengaja membaca 'Kids Zone'. Hank yang mendengarnya langsung mencak-mencak. Nampaknya Hank punya pengalaman buruk dengan anak-anak, bahkan ia mengaku kehilangan tentakel karenanya.

Ketika Hank mengatakan tak mau kehilangan tentakel sekali lagi karena Dory, dengan cerdas Dory justru menjawab, "Oh itu berarti kau bukan lagi octopus, tapi septocus. Aku mungkin pelupa tapi aku bisa berhitung," candanya yang membuat Hank semakin marah.

Adegan lain yang menunjukkan kecerdasan Dory tampak saat ia bertemu dengan Destiny, seekor hiu paus yang ternyata teman semasa kecilnya di institut. Hanya saja karena kehilangan navigasi akibat terlalu lama dikurung dalam kandang, Destiny tak bisa berbuat banyak untuk membantu Dory. Untungnya Destiny memiliki tetangga bernama Bailey, seekor paus beluga.

Paus yang satu ini mempunyai keunggulan yang disebut 'echolocation', di mana mereka bisa melihat atau menemukan sesuatu yang berada di kejauhan hanya dengan memanfaatkan gelombang suaranya. Dory tanpa sadar mengatakan bahwa kemampuan itu tak ubahnya 'kacamata paling kuat di seluruh dunia' (the most powerful glasses in the world' yang belakangan menjadi petunjuk lain di mana mencari orang tuanya.

Begitu pula saat berdebat dengan Hank. Saat itu Destiny mengarahkan agar Hank dan Dory mencari jalan menuju Open Ocean Exhibit karena disanalah Dory berasal. Tetapi bukannya melihat penunjuk arah dengan benar, Dory justru berbelok ke arah lain. Hank sempat kesal dibuatnya dan sempat meneriaki Dory.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3