Jumat, 28 Okt 2016 14:35 WIB

10 Hari Sakit Tak Tertahankan, Ternyata Ada 14 Belatung di Telinga Anak Ini

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Adana, Turki - Awalnya, Mahmet Elmaz (7) mengeluh telinganya sakit dan terasa gatal. Selama 10 hari Mahmet menahan rasa sakit di telinganya, hingga sang ayah membawanya ke Adana Research and Training Hospital.

Setelah diperiksa, betapa terkejutnya ayah Mahmet dan paramedis. Sebab, dr Cagri Derici yang memeriksa telinga Mahmet dengan otoscope melihat ada belatung hidup sedang menggeliat-geliat di dalam telinga bocah itu.

Perlahan, dr Derici mengeluarkan belatung dari telinga Mahmet menggunakan pinset. Total, ada 13 belatung yang dikeluarkan. Tersisa satu belatung yang terjebak di antara tulang telinga Mahmet sehingga untuk mengeluarkannya butuh dilakukan operasi.

"Anak saya mengeluh telinganya sakit sampai dia tidak bisa tidur. Saya mencoba melihat telinganya, tapi tidak terlihat apa-apa. Syukurlah kami segera membawanya ke RS dan saat ini kondisi anak kami sudah mulai pulih," tutur ayah Mahmet seperti dilaporkan Mirror.

Sementara, dr Derici dan timnya tengah menginvestigasi bagaimana bisa belatung yang merupakan larva lalat 'bersemayam' di telinga Mahmet. Dikutip dari Daily Mail, terdapatnya belatung di telinga disebut juga myasis aural. Kondisi ini umum terjadi di daerah tropis dan subtropis.

Baca juga: Kecoak Hingga Belatung, Hewan yang Ditemukan Bersarang di Kuping Manusia

Ahli bedah dr Vikram Yadav mengatakan myasis aural rentan terjadi pada anak di bawah usia 10 tahun atau orang dengan imunitas rendah. Selain menyebabkan telinga sakit, myasis aural juga mengakibatkan telinga berdengung, mengeluarkan cairan berbau, dan bisa menyebabkan ketulian.

dr Yadav mengatakan, ketika belatung menginfeksi hidung atau telinga, bisa berpotensi bahaya karena ada kemungkinan belatung menembus ke otak. Berdasarkan studi di Turki, tingkat kematian akibat penyakit ini sekitar 8 persen.

"Cara terbaik mengatasi kondisi ini adalah membuat belatung mati lemas hingga ia muncul ke permukaan telinga dan mengambilnya secara manual. Penggunaan obat anti-parasit juga penting untuk mencegah telur belatung di dalam telinga menetas," kata dr Yadav.

Ia menganjrukan, ketika tidur dan diperkirakan ada lalat di sekitar Anda, tutupi wajah dengan kain tipis. Tujuannya, agar lalat tidak bisa menaruh telurnya di lubang hidung atau telinga.

Baca juga: Hii, 57 Belatung Keluar dari Telinga Nenek Ini

(rdn/vit)