Senin, 21 Nov 2016 17:57 WIB

'Bisa Menanam Ngapain Beli', Cara Kulonprogo Wujudkan Gaya Hidup Sehat

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: Dok Bagian IT dan Humas Pemkab Kulonprogo
Jakarta - Gaya hidup sehat merupakan salah satu cara mencegah masalah kesehatan. Cara yang dilakukan antara lain dengan diet seimbang dan olahraga. Namun Kulonprogo punya cara lain sebagai tambahan yakni dengan gerakan 'kalau bisa menanam ngapain beli'.

"Jadi gini untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi buah dan sayur, makanan yang kami sajikan semua berasal dari lokal. Dan kalau lokal itu pasti sayur dan buah segar," tutur Bupati Kulonprogo, dr Hasto Wardoyo SpOG, kepada detikHealth saat ditemui di sela-sela acara BRAND'S Health award 2016 di Ruang Ramayana Hotel Indonesia Kempinski, Jl M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

dr Hasto juga mengatakan gerakan tersebut diberi nama 'iso nandur ngopo tuku' yang artinya bisa menanam ngapain beli. Nah, gerakan tersebut diberlakukan di semua kegiatan di Kulonprogo. Dengan demikian masyarakat termotivasi untuk menanam sendiri bahan makanan yang akan dikonsumsinya.

Baca juga: Tambah Rempah-rempah dalam Makanan Bisa Bikin Langsing? Ini Kata Pakar

Selain itu cara lain untuk menyehatkan masyarakat yang dilakukan dr Hasto adalah membatasi mendatangkan daging sapi dari luar. Sebagai gantinya, dia mensosialisasikan daging ikan. Karena menurutnya daging ikan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, dan dari segi harga juga lebih murah. Pesan moralnya adalah untuk melakukan gaya hidup sehat, tidak perlu mahal.

"Saya menentang impor daging sapi tapi ikan yes, kenapa kita harus beli daging sapi yang mahalnya luar biasa? Kami sebagai bupati tidak mempromosikan subsidi daging sapi tapi saya promosi ikan karena ikan mengandung asam dokosaheksaenoat (DHA) atau omega-3 untuk kecerdasan otak," sambung dr Hasto.

dr Hasto menambahkan daging ikan memiliki manfaat untuk orang lanjut usia karena tidak memiliki lemak jenuh. Karena itu ia pun mengimbau masyarakatnya untuk memelihara dan mengonsumsi daging ikan sebanyak-banyaknya.

Baca juga: Dua Porsi Ikan Per Pekan Turunkan Risiko Buta Gara-gara Sakit Gula

(vit/vit)