Rabu, 30 Nov 2016 15:01 WIB

Dokter Ingatkan, Makanan Berlabel 'Khusus Diabetes' Bukanlah Obat

Edwin Ramadi - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Makanan dan suplemen dengan label 'makanan khusus diabetes' banyak beredar di masyarakat. Faktanya, diabetes tidak bisa diobati dengan semudah itu. Pengidap diabetes tetap wajib menjaga kadar gula dalam darahnya.

Dikhawatirkan, makanan dan suplemen 'khusus diabetes' tersebut dmembuat para pengidap diabetes berpikir bahwa makanan tersebut adalah obat yang dapat mengendalikan gula darahnya. Padahal selama asupan kalori harian tidak dikontrol, maka kadar gula darah tetap sulit dikendalikan.

Dr dr Em Yunir, SpPPD-KEMD dari Divisi Metabolik Endoktrin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan bahwa makanan dengan label tersebut sebenarnya tidak berpengaruh dalam mengendalikan kadar gula pada pengidap diabetes.

"Tidak ada yang dapat menurunkan jumlah gula dengan mengkonsumsi makanan khusus diabetes. Makanan itu juga tetap mengandung gula. Jika makan produk itu tetap saja meningkatkan gula darah," kata dr Em, ditemui pada saat konferensi pers penutupan 'World Diabetes Day' di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Baca juga: Rendah Gula dan Perbanyak Rempah: 5 Tips Diet untuk Pengidap Diabetes

Beberapa negara sudah melarang penggunaan makanan dengan label 'khusus diabetes' karena memang tidak ada manfaatnya pada penyandang diabetes. Selain itu, produk tersebut biasanya mahal dan memiliki efek negatif karena menggunakan pemanis buatan yang berbahaya.

Diet seimbang bisa dijadikan cara penanganan yang baik untuk mengendalikan kadar gula pada pengidap diabetes. Caranya adalah dengan mengatur asupan nutrisi pada makanan yang mengandung vitamin, lemak, protein dan karbohidrat secara seimbang.

"Jadi diet seimbang itu konsumsi makanan dengan memperhitungkan komponen protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral yang seimbang. Jadi konsumsi makanannya juga diatur," tutup dr Em.

Baca juga: Cegah Diabetes, Kemenkes Imbau Kaum Muda untuk Bergerak dan Diet Sehat (mrs/mrs)