Sabtu, 10 Des 2016 08:05 WIB

Kulit Terinfeksi Jamur dan Panu, Bisakah Menular Hanya Lewat Sentuhan?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta -
Saat kulit terinfeksi oleh jamur dan panu, disebutkan jamur ini dapat menular pada orang lain melalui sentuhan biasa. Seperti apa faktanya?
Seperti disampaikan oleh dr Eddy Karta, SpKK, jamur dan panu memang disebabkan oleh mikroorganisme, namun penularan yang terjadi pada dasarnya bergantung pada jenis jamurnya.
".Contohnya jamur dermatofita, bersifat patogen atau menular lewat kontak ke kulit yang rentan. Menjadi penyakit yang dalam bahasa awam disebut kadas," tutur dokter yang praktik di Edmo Clinic Jakarta Selatan tersebut kepada detikHealth
Namun demikian, menurutnya sebagian mikroorganisme ini sebenarnya merupakan organisme normal yang terdapat pada kulit. Misalnya candida dan malasezzia penyebab panu, yang menjadi penyakit pada individu yang memang ada faktor risiko.
Faktor risiko tersebut di antaranya banyak berkeringat atau lembab, daya tahan tubuh menurun akibat misalnya kencing manis, sakit kronis (menahun) atau pengobatan steroid jangka panjang.
Jamur tersebut mengganggu proses pigmentasi normal sehingga menimbulkan perubahan warna atau belang pada kulit. Daerah yang paling sering terkena adalah leher, punggung atas, dada, wajah dan bahu. Jika tidak segera diobati, infeksi ini makin lama akan membesar dan menyebar ke daerah di sekitarnya.
Jamur ini berkembang biak akibat faktor-faktor lain, di antaranya kelembaban kulit yang berlebih, kadar minyak yang meningkat seperti penggunaan bahan berminyak pada produk tubuh, dan kecenderungan genetik kulit seseorang yang mudah ditumbuhi jamur.
"Faktor-faktor pendorong di atas menyebabkan jamur dapat tumbuh dan hidup terus di kulit pasien. Jamur ini memang normal ada di setiap orang, jamur ini tumbuh berlebihan dan menimbulkan gejala jika lingkungan mendukung," imbuh dr Eddy.
Ingat ya, walaupun tak selalu dapat menular lewat sentuhan, Anda tetap harus berhati-hati terutama saat memakai fasilitas umum. dr Eddy berpesan sebaiknya Anda tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain seperti handuk, sabun batang, sepatu atau sandal saat menggunakan fasilitas umum. Gunakan juga alas kaki saat berjalan di tempat lembab, termasuk kamar mandi umum, tempat bilas atau di sekitar kolam renang.


(ajg/vit)