Rabu, 21 Des 2016 14:32 WIB

Foto Wanita Pakai Celana Jeans untuk Bentuk Body Image Positif Ini Jadi Viral

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Facebook. Deena Shoemaker
Kansas - Jika melihat foto wanita ini mungkin orang akan berpikir aneh. Ya, wanita bernama Deena Shoemaker ini menggabungkan enam fotonya yang mengenakan enam celana jeans dengan ukuran berbeda. Tapi tahukah Anda makna di balik foto tersebut?

Deena, yang selama ini menjadi konselor dan mentor bagi para remaja di gereja juga organisasi non-profit kerap menerima curhatan para remaja putri tentang tubuh mereka. Menurut Deena, remaja yang ia dampingi kerap berkata mereka gemuk karena nomor celananya bertambah.

"Atau bahkan mereka bicara soal beragam diet yang sudah mereka lakukan. Saya sudah memberi tahu mereka bahwa itu tidak benar. Tapi mereka tidak percaya. Sampai saya melihat sendiri bahwa kebohongan pun ada di nomor celana-celana yang dijual di pasaran," kata Deena kepada Huffington Post.

Dalam fotonya yang diunggah ke Facebook pada 10 Desember lalu, Deena menggunakan 3 celana pendek dan 3 celana panjang dengan ukuran yang berbeda. Tetapi, ukuran celana yang berbeda itu ternyata tetap muat dipakai Deena.

Dalam keterangan foto, Deena menulis bahwa bagaimana ia bisa meyakinkan remaja yang didampingi bahwa ukuran celana kadang bohong. Lalu, Deena megatakan bagaimana dia bisa meyakinkan remaja yang ia dampingi untuk tidak melewatkan makan malam demi ukuran celana yang tidak bertambah.

"Stop memberi tahu remaja kami bahwa nomor 4 adalah ukuran tubuh yang ideal dan lambang kecantikan. Dan untukmu remajaku, ukuranmu tidak menunjukkan kecantikanmu, tapi kehidupanmulah yang menunjukkan itu. Ukuran di pakaianmu hanya berdasar subjektivitas industri dan itu bisa berubah dengan cepat. Stop percaya pada norma sosial tentang siapa dan bagaimana kamu seharusnya. Kamu amat dicintai dan jadilah dirimu sendiri," papar Deena.

Sejak diunggah pada 10 Desember lalu, foto Deena sudah dibagikan lebih dari 89 ribu kali dengan 56 ribu orang membagikan emotikon like, love, dan gasp. Sebanyak 4.299 komentar pun mampir di foto ini.

Baca juga: Remaja Diet Ketat Demi Tubuh Seperti Barbie? Hati-hati Malnutrisi Ya

Dalam tulisan di Facebook-nya, Deena mengatakan bahwa dirinya bukanlah terapis atau konselor profesional. Dia hanyalah mentor yang mendampingi para remaja yang umumnya memiliki masalah dalam keluarga. Termasuk, mereka hanya dibesarkan oleh satu orang tua.

"Adanya isu soal ukuran tubuh ini bisa menambah tekanan bagi para remaja yang saya dampingi. Hal terpenting yang harus disosialisasikan kepada masyarakat adalah membentuk citra tubuh positif yang lebih fokus pada kesehatan, bukan penampilan. Sebab, para remaja layak mendapat nilai diri mereka," kata Deena.

Untuk menanamkan body image yang positif, psikolog anak dan remaja Sutji Sosrowardojo, mengatakan hal itu sebenarnya bisa dilakukan sejak anak memasuki usia sekolah, bukan ketika anak memasuki masa pra-remaja (usia 10-12 tahun). Caranya, tanamkan pada anak bahwa tubuhnya bisa berbuat banyak.

Contohnya, anak bisa melompat dengan baik, berlarian, atau bermain trampolin. Sehingga, anak tahu tubuhnya kuat dan ia bahagia dengan tubuhnya, bukan karena tubuhnya indah atau langsing. Nah, ketika anak sudah lebih besar, orang tua bisa menyampaikan bagaimana orang lain di luar sana yang memiliki kekurangan tapi tetap bisa melakukan segala hal.

Sehingga, anak bisa mensyukuri bagaimana keadaan tubuhnya dan ketika di luar sana ia menerima hal-hal seputar tubuh ideal, anak tetap bertahan pada body image positif yang ia miliki. Ketika anak masuk usia pra-remaja, penting sekali mengeksplor bakat dan minat yang dimilikinya.

"Saat anak sudah tahu bakat dan minatnya, dia sudah punya bekal. Misalnya dia tahu kakinya lebih pendek, tapi dia suka banget melukis dan lukisan itu bisa dihargai oleh orang di sekitarnya. Intinya kita menemukan aspek lain yang kuat pada anak sehingga pikiran anak nggak terlalu terkuras dengan penampilan fisik," papar Sutji.

Baca juga: Hal Sepele yang Dilakukan Ortu Bisa Bentuk Body Image Negatif Anak


(rdn/up)