Seperti yang dialami wanita bernama Kate Hill. Ya, ia mengalami fenomena yang disebut superfetasi, kondisi langka di mana sampai saat ini hanya tercatat 10 kasus di seluruh dunia. Pada kasus superfetasi, bisa dikatakan seorang wanita hamil lagi ketika ia dalam kondisi hamil.
Diketahui, Kate mengandung dua bayi dalam rentang 10 hari. Menurut Kate, saat dia hamil, tubuhnya secara spontan mengeluarkan sel telur lain yang kemudian menyebabkan terjadinya pembuahan kedua. Disebutkan, Kate mengidap Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) hingga ia menjalani terapi hormon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Berkat Sel Telur yang Dibekukan Saat Anak-anak, Wanita Ini Sukses Lahirkan Bayi
Nah, meski jarang terjadi tapi superfetasi terjadi karena wanita bisa melepaskan 2 sel telur dalam satu sikuls haid. Mengapa hal ini bisa terjadi?
"Karena sel telurnya dirangsang untuk membesar. Kasus ini (superfetasi) langka dan di dunia baru dilaporkan 10 kasus yang terjadi. Biasanya ini terjadi pada wanita dengan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) karena ia diberi obat untuk membesarkan sel telurnya," kata dr Yusfa Rasyid SpOG dari RSIA YPK Mandiri.
Dalam perbincangan dengan detikHealth, dr Yusfa mengatakan awalnya, target pemberian obat bertujuan hanya untuk membesarkan sel telur saja. Tetapi, yang terjadi justru sel telur membesar, pecah, dan menyusul dirilis.
"Dengan kata lain, jika secara alami wanita merilis 2 sel telur sekaligus, itu tidak memungkinkan," tegasnya.
Baca juga: Hai Calon Ibu, Ini 7 Kunci Hamil Sehat Sampai Melahirkan (rdn/vit)











































