Jumat, 06 Jan 2017 12:01 WIB

Wow! Ibu Ini Lakukan Chin Up Saat Hamil 41 Minggu

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: instagram/ @sara.wiss Foto: instagram/ @sara.wiss
Stockholm - Sara Wiss adalah pelatih kebugaran. Tak heran, hal-hal berbau olahraga dan fitness sudah lekat dengan kesehariannya, termasuk ketika dia hamil besar.

Ya, saat mengandung 41 minggu, Sara tetap melakukan rutinitasnya nge-gym dan melakukan berbagai macam latihan. Walau memang, intensitas dan frekuensinya jauh lebih rendah ketimbang saat Sara belum hamil.

Nah, aktivitas olahraga Sara salah satunya ia unggah di akun instagramnya @sara.wiss. Di video berdurasi 20 detik itu, tampak Sara yang menggunakan sport bra merah plus legging bermotif melakukan chin up. Dengan perlahan, Sara mengangkat tubuhnya dan menurunkannya, sebanyak lima kali hingga akhirnya ia berhenti melakukan itu.

"Tetap santai! Saya masih hamil. Setelah beristirahat selama dua minggu, saya mulai frustasi, kesulitan, dan gelisah. Sehingga, sedikit pemanasan dan latihan ringan mungkin diperlukan," tulis Sara.

Sejak diunggah pada Selasa (3/1) lalu, video Sara sudah dilihat lebih dari 77 ribu kali. Uniknya, Kamis (5/1) lalu Sara mengunggah fotonya memeluk seorang bayi. Dalam foto tersebut, Sara mengungkapkan bahwa tanggal 3 Januari adalah hari terbaik di tahun 2017 baginya.

Wow! Ibu Ini Lakukan <i>Chin Up</i> Saat Hamil 41 MingguFoto: instagram


"Saya sangat senang dan bersyukur. Ini seperti mimpi. Terima kasih untuk ayah @lasse.tensethoff yang sudah merawat kami dengan baik. Terima kasih sudah membantu saya melalui situasi yang kadang tampak mustahil," kata Sara.

Baca juga: Ini Asupan yang Harus Dihindari Saat Hamil 2 Bulan

Soal olahraga pada ibu hamil, Bruce K. Young, MD, profesor obstetri dan ginekologi di New York University School of Medicine mengatakan latihan berat tidak akan menyakiti bayi. Tetapi, itu akan membuat ibu hamil lebih cepat lelah.

Pada dasarnya, jenis latihan yang dilakukan ibu hamil tergantung kebiasaan si ibu. Jika ibu sudah terbiasa melakukan angkat beban misalnya, setelah berkonsultasi dengan dokter dan dipastikan tak ada masalah pada kehamilan, hal itu bisa saja dilakukan.

"Tapi ingat, olahraga saat hamil bukan waktunya untuk mendorong diri Anda melakukan yang terbaik atau mencapai target. Tapi, Anda bertujuan untuk tetap mempertahankan kebugaran Anda," kata Young, dikutip dari Parent.

Sementara, dokter spesialis obgyn dan kepala staf di The Woman's Hospital of Texas, Dr Connie Faro menekankan jika ibu mengalami sesak napas, pusing, dan kelelahan, segera hentikan latihan dan beristirahat. Faro menambahkan ibu juga mesti mendengarkan tubuh mereka karena ketika mereka tidak mendapat oksigen, bayi pun tidak akan mendapatkannya.

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Tahu! Tak Cuma di Kaki, Varises pun Bisa Muncul di Vagina


(rdn/vit)
News Feed