Jumat, 06 Jan 2017 17:07 WIB

Meski Rajin Olahraga, Kebanyakan Duduk Tetap Bikin Pria Kegemukan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jika sudah terlanjur sering duduk seharian, baik di tempat kerja maupun di rumah, maka seseorang cenderung kesulitan untuk mengubah kebiasaan tersebut. Namun studi ini mungkin bisa membantu memotivasi Anda, khususnya para pria.

Riset terbaru yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention menyebut, pria manapun yang kebanyakan duduk akan berisiko mengalami kegemukan, tak peduli meski mereka aktif melakukan kegiatan fisik.

Peneliti memastikan hal ini dengan mengamati 4.486 pria dan 1.845 wanita berusia 20-79 tahun, yang menghabiskan waktunya untuk duduk, entah saat berada di kantor, sekolah maupun di rumah.

Mereka meminta masing-masing responden untuk melaporkan frekuensi dan durasi 11 jenis kegiatan fisik, termasuk jalan kaki, lari dan bersepeda.

Hampir separuh pria mengaku tiga-perempat hari mereka dihabiskan untuk duduk, sedangkan wanita yang mengakui punya kebiasaan duduk selama ini hanya berkisar 13 persen.

"Kalaupun si wanita juga terbiasa duduk lama, tetapi tetap saja tingkat obesitasnya masih berada di bawah pria," ungkap peneliti, Carolyn E Barlow seperti dilaporkan Washington Post.

Dari hasil pengukuran lingkar pinggang dan persentase lemak tubuhnya dipastikan bahwa berapapun hasilnya, bila mereka lebih banyak duduk dalam sehari, maka kecenderungan mereka untuk lebih gemuk juga lebih besar.

Baca juga: Resolusi Sehat Orang Kantoran: Berdiri dan Jalan Kaki 5 Menit Tiap Jam

"Tak peduli seberapa baik tingkat kebugaran responden, kalau mereka lebih banyak duduk, mereka cenderung kegemukan," simpul Barlow.

Bahkan faktor risiko yang selama ini kerap dikaitkan dengan obesitas seperti kadar kolesterol dan glukosanya juga tidak ada hubungannya dengan lama duduk. Hal ini dianggap cukup mengejutkan.

Hasil studi ini senada dengan riset University Health Network di Toronto yang mengatakan seseorang tetap berisiko terserang diabetes, penyakit jantung dan kanker karena kebanyakan duduk meskipun sudah rajin berolahraga juga.

Sebaliknya, orang yang rajin berolahraga tidak dapat mengimbangi risiko yang dirasakan tubuh karena duduk terlalu lama. "Meski demikian tetap lakukan aktivitas fisik, setidaknya untuk mengurangi waktu duduk Anda karena ini juga ikut menurunkan risiko diabetes dan teman-temannya tadi. Tak peduli kendati hanya dilakukan sebentar saja," imbuh Barlow.

Baca juga: Begini Olahraga di Kantor Ala Lala Karmela, Kalau Versi Kamu Seperti Apa?

Masih belum percaya jika gemuk bisa menjadi faktor risiko penyakit jantung? Simak penjelasan dokter di video berikut ini:

(lll/vit)