Rabu, 18 Jan 2017 14:35 WIB

Alami Atresia Bilier dan Butuh Transplantasi Hati, Bayi Naura Butuh Bantuan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: M Reza Sulaiman/detikHealth
Jakarta - Naura Aulia Putri Wibowo, bayi 10 bulan ini, tampak kurus dan lemah. Naura mengalami gizi buruk dan atresia bilier yang mengharuskannya menjalani operasi transplantasi hati.

Atresia bilier terjadi akibat tidak adanya pembentukan saluran empedu yang berfungsi membawa cairan empedu dari hati ke saluran usus 12 jari. Akibatnya, saluran empedu tidak terbentuk dan efeknya cairan empedu yang diproduksi tidak bisa dikeluarkan dari hati.

Karena itulah perut naura nampak membesar. Akibat membesarnya perut, Naura jadi kesulitan bernapas. Naura pun butuh transplantasi hati.

Sang ibu, Fitriyanti Irawati, mengatakan biaya yang dibutuhkan untuk operasi transplantasi Naura kurang lebih Rp 1,2 miliar. Meski sudah terdaftar untuk menjalani operasi transplantasi hati, masih ada serangkaian tes yang harus dilakukan sebelum operasi dilakukan.

"Naura dirawat di RSCM kemarin sejak 5 Januari karena infeksi. Setelah infeksinya sembuh, Naura menjalani biopsi hati. Sekarang kondisinya stabil, alhamdulillah hari ini sudah boleh pulang," tutur Fitri kepada detikHealth saat menceritakan kondisi anaknya, Rabu (18/1/2017).

Meski sudah terdaftar untuk melakukan operasi transplantasi, masih ada beban biaya yang harus ditanggung keluarga Naura. Salah satunya adalah biaya untuk skrining donor hati.

"Untuk satu donor kurang lebih Rp 40 juta skriningnya, dan itu tidak ditanggung BPJS. Kalau ternyata tidak cocok, ya uang hangus. Harus siapkan lagi uang untuk tes donor yang lain," tambahnya.

Untuk meringankan biaya perawatan Naura, detikcom mengajak para pembaca untuk membantu melalui kitabisa.com. Selain untuk keperluan transplantasi hati, dana yang terkumpul juga digunakan untuk pembelian susu khusus yang per bulannya Naura butuh sekitar 8 kaleng, serta keperluan lain yang tidak di-cover BPJS.

Dari target Rp 500 juta dana yang digalang, hingga Rabu (18/1/2017) pukul 14.00 WIB baru terkumpul sekitar Rp 64 juta.

(mrs/up)