Senin, 30 Jan 2017 06:55 WIB

Misteri Amnesia Mendadak Coba Diungkap Para Ilmuwan

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: ilustrasi saraf otak
Jakarta - Di daerah Massachusetts, Amerika Serikat, peneliti melaporkan ada fenomena yang tak biasa. Sebanyak 14 orang dalam beberapa tahun terakhir dibawa ke rumah sakit karena tiba-tiba saja mengalami amnesia parah.

Amnesia sendiri adalah kondisi di mana seseorang kehilangan kemampuan ingatannya akibat ada gangguan fungsi otak. Oleh sebab itu ketika amnesia ini tiba-tiba saja terjadi tanpa sebab yang jelas pada beberapa orang tentu menjadi sebuah pertanyaan.

Baca juga: Pria Amnesia Ini Ingat Kembali Identitasnya 30 Tahun Kemudian

Dalam laporan di jurnal Morbidity and Mortality Weekly Report diketahui dalam sembilan kasus pasien dibawa ke Lahey Hospital & Medical Center dalam kondisi tak sadar. Setelah bangun baru mereka dikonfirmasi alami amnesia. Sementara itu pada lima kasus lainnya pasien dibawa ke rumah sakit karena memang kerabat menyadari ada amnesia.

Pindaian otak dari 14 pasien menunjukkan bahwa memang ada pengurangan aliran darah ke bagian otak bernama hippocampus. Bagian tersebut memiliki fungsi penting dalam pembentukan memori baru.

Kasus amnesia karena kurangnya darah ke hippocampus ini memang pernah didokumentasikan dalam beberapa kesempatan. Hanya saja peneliti mengatakan amnesia seperti itu terjadi pada kasus langka yaitu insiden di mana seseorang keracunan karbon monoksida.

Pada fenomena yang terjadi di Massachusetts, amnesia mendadak terjadi dalam pola kelompok. Rata-rata umur pasien masih muda dan lewat analisis lebih lanjut diketahui mereka memiliki riwayat pernah memakai obat atau senyawa berbahaya seperti opium, ganja, kokain, dan amfetamin.

Memang penyalahgunaan zat-zat tersebut diketahui bisa membawa dampak buruk untuk fungsi tubuh dan otak, namun amnesia sebelumnya tidak pernah dihubungkan sebagai gejala negatif yang bisa muncul.

"Munculnya kasus (amnesia -red) yang berkelompok pada pasien relatif muda ini dan juga riwayat mereka terhadap penyalahgunaan zat menunjukkan perlu ada pengawasan lebih luas. Hal inini untuk menentukan apakah amnesia termasuk sindom baru yang muncul akibat penyalahgunaan zat atau sebab lainnya," tulis peneliti seperti dikutip dari Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR).

Hingga sekarang penelitian masih terus dilanjutkan dan peneliti masih belum punya jawaban pasti.

Baca juga: Amnesia Jenis Ini Dialami Orang-orang yang Hobi Nyontek (fds/vit)