Rabu, 08 Feb 2017 09:35 WIB

Sayuran Segar Vs Sayuran Beku, Mana yang Lebih Baik?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: GettyImages/Pinterest
Jakarta - Ada dua jenis sayuran yang kini dijual di pasaran: sayuran segar dan sayuran beku. Di antara kedua jenis ini, sayuran beku tak dianjurkan karena dianggap tidak segar dan memiliki bahan pengawet. Benarkah demikian?

Konsultan nutrisi Jansen Ongko, MSc, RD, menyebutkan saat ini memang banyak orang menganggap kalau buah dan sayur segar lebih menyehatkan daripada yang dibekukan. Namun kenyataannya tidak selalu demikian.

"Penelitian menunjukkan ternyata sayur dan buah beku tak kalah sehat dibandingkan dengan yang masih segar," ujar Jansen kepada detikHealth.

Menurut Jansen, pada sayuran beku, sayur tersebut langsung dibekukan setelah dipanen, sehingga kandungan gizinya tetap terjaga. Makanan beku tetap memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, termasuk vitamin C, polyphenol, antocyanin, lutein, dan beta karoten.

Baca juga: The Rainbow Diet, Tren Diet Warna-warni untuk Tubuh Langsing dan Sehat

"Sayuran dan buah segar yang akan dibekukan biasanya dipilih dari yang benar-benar bagus dan masak, saat nutrisinya sedang dalam puncak tertinggi. Tahap awal membekukan sayuran adalah memblansir (merebus sebentar dengan air mendidih) atau mengukus untuk membunuh bakteri dan mencegah berkurangnya enzim karena banyak vitamin larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B," imbuhnya.

Proses pembekuan tersebut disebutkan oleh Jansen akan membuat nutrisi penting terkunci dengan baik, sehingga tidak sepenuhnya tepat jika dikatakan sayuran beku tidak menyehatkan.

Nutrisionis lulusan California State University, Los Angeles ini juga menuturkan bahwa sayuran merupakan makanan sehat yang harus dikonsumsi setiap hari.

Selain untuk memenuhi kebutuhan serat harian, sayur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Namun karena alasan tertentu, terkadang sulit menemukan sayur segar, ia pun menegaskan bahwa sayuran beku bisa dijadikan alternatif.

Baca juga: Begini Cara Tepat Mengolah Buah dan Sayur Agar Vitaminnya Tak Hilang (ajg/up)