ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Mar 2017 08:23 WIB

Secara Hormonal, Wanita Memang Lebih Mudah Gemuk Daripada Pria

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Pengaruh hormon pada tubuh wanita tak sebatas siklus menstruasi. Pakar mengatakan pada wanita, pengaruh hormon juga membuat risiko mengalami obesitas meningkat.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, terjadi peningkatan prevalensi obesitas dilihat dari jenis kelamin. Prevalensi obesitas pada wanita ada di angka 32,9 persen, jauh lebih tinggi daripada pria di angka 19,7 persen.

Menanggapi hal ini, Prof Dr Hardinsyah, MS, Guru Besar Tetap Ilmu Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan secara hakikat, wanita lebih berisiko mengalami obesitas karena faktor hormon. Risiko akan menjadi lebih besar ketika wanita sudah menikah.

Baca juga: Fenomena Obesitas Perkotaan: Pria Kaya dan Wanita Miskin yang Gemuk

"Gangguan hormon kewanitaan yaitu estrogen dan progesteron dapat memengaruhi sistem metabolisme sehingga sangat berperan dalam meningkatkan risiko obesitas. Makanya prevalensi wanita obesitas lebih besar daripada laki-laki," tutur Prof Hardin, dalam sesi kelas Jurnalisme AJI dan Danone di Gedung Cyber 2, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dikatakan Prof Hardin, gangguan hormon sangat rentan muncul pada wanita yang menggunakan metode kontrasepsi suntik ataupun pil. Dua jenis metode kontrasepsi ini dapat mengacaukan sistem metabolisme dan berkaitan dengan penambahan berat badan yang dialami wanita.

Di sisi lain, wanita yang tidak bekerja dan memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah lebih rentan gemuk daripada wanita dari kalangan menengah ke atas. Menurut Prof Hardin, hal ini ada kaitannya dengan lingkungan dan kemampuan merawat tubuh.

"Wanita yang bekerja di sektor formal akan mendapat tekanan peer pressure untuk tetap cantik, tampil menarik dan merawat diri. Sementara wanita yang hanya di rumah mungkin tidak terlalu memikirkan bagaimana merawat tubuh," paparnya lagi.

Satu hal yang harus diwaspadai adalah peningkatan prevalensi wanita gemuk tidak hanya terjadi di kota, namun juga di desa. Hal ini dipengaruhi oleh makin menjamurnya sedentary lifestyle yang membuat orang malas bergerak.

"Makanya aktivitas fisik harus tetap dilakukan. Olahraga rutin, batasi jumlah asupan gula, garam dan lemak, makan gizi seimbang, itu saja kuncinya untuk menghindari obesitas," tutupnya.

Baca juga: Sudah Olahraga Kok Perut Masih Buncit Ya? Mungkin Ini Penyebabnya (mrs/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT