Selasa, 28 Mar 2017 07:56 WIB

Jangan Salah, Bakteri Juga Bisa Tumbuh Subur di Shower Lho

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Bakteri bisa terdapat di mana saja. Misalnya di rumah, shower di kamar mandi pun bisa jadi tempat bakteri 'bersemayam'. Namun, Anda juga tak perlu terlampau khawatir dengan kondisi itu.

"Kebanyakan bakteri di shower adalah bakteri baik, hanya sedikit bakteri yang jahat," ujar Aaron E Glatt, MD, spesialis penyakit menular sekaligus ketua departemen di South Nassau Communities Hospital, Oceanside, New York.

Kepada Prevention, Glatt mengatakan adanya bakteri bukan berarti bahaya. Sebab, banyak bakteri yang baik dan membantu meningkatkan sistem imun seseorang. Terlebih, setiap hari pada dasarnya seseorang akan terekpsos bakteri misalnya di udara, makanan, saat kontak dengan orang lain atau hewan peliharaan, juga ketika berada di tempat bekerja.

Matthew Gebert, teknisi penelitian di Fierer Laboratory at the Cooperative Institute for Research in Environmental Sciences, University of Colorado mengatakan shower memang menjadi tempat baik bagi bakteri untuk tinggal, mengingat shower dingin dan lembap. Nah, dikatakan Gebert, bakteri akan mendapat nutrisi setiap kali seseorang menggunakan shower.

Baca juga: Jangan Keliru! 5 Kebiasaan Saat Mandi Ini Berbahaya Bagi Kesehatan

Ia mencontohkan, Nontuberculous Mycobacteria (NTM) merupakan bakteri yang secara alami ditemukan di air dan tanah. Tapi, bakteri ini juga bisa mengalir ke shower dan beberapa jenisnya bisa menyebabkan infeksi paru terlebih saat imunitas seseorang sedang lemah.

"Bakteri lain di shower yakni Legionella pneumophila yang bisa memicu Legionnaire's disease, jenis pneumonia. Bakteri ini bisa menuju ke sistem respirasi Anda," kata Gebert.

Namun, ia menekankan bukan berarti karena shower bisa jadi tempat tinggal bakteri maka Anda harus menghentikan penggunaan shower. Ia mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko shower jadi tempat bersemayam bakteri jahat.

"Gunakan shower dengan bahan logam karena studi menunjukkan bakteri lebih mungkin tertumpuk di perlengkapan plastik. Lalu, bersihkan lubang shower dengan teratur menggunakan sikat gigi. Atau Anda bisa merendam kepala shower di plastik berisi vinegar yang menjadi disinfektan alami, selama satu jam. Lalu bilas dengan air bersih," kata Gebert.

Membersihkan kepala shower rutin penting dilakukan karena pada prinsipnya, bakteri bisa muncul kembali setelah dibersihkan. Ketika imun sedang menurun, tak ada salahnya untuk absen mandi menggunakan shower.

"Begitu juga ketika di kamar mandi umum. Jika kondisinya kotor, baiknya jangan gunakan kamar mandi tersebut," ujar Gebert.

Baca juga: Hii! Bakteri dan Kuman pun Bisa Tumbuh Subur di Handuk Mandi

(rdn/vit)