Selasa, 11 Apr 2017 13:30 WIB

Terkena Air Keras Seperti Novel Baswedan, Apakah Pasti Berbekas?

Nurvita Indarini - detikHealth
Novel Baswedan dirawat di RS (Foto: Istimewa) Novel Baswedan dirawat di RS (Foto: Istimewa)
Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dilarikan ke rumah sakit setelah disiram air keras oleh orang tak dikenal. Kulit yang disiram air keras apakah kelak akan berbekas?

Menurut dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari DNI Skin Centre, dampak air keras, tergantung pada jenis air keras yang digunakan, konsentrasi bahan, serta lamanya bahan tersebut menempel di kulit. Untuk kulit, dampak paling fatal adalah kerusakan semua lapisan kulit, sehingga jadi tampak seperti luka bakar berat.

"Ini akan menyebabkan jaringan parut yang bersifat permanen dan tidak bisa normal kembali," ujar dokter yang akrab disapa dr Darma tersebut.

Baca juga: Soal Insiden yang Dialami Novel Baswedan, Seberapa Bahaya Air Keras?

Sementara jika kasusnya ringan, sambung dr Darma, kemungkinan kulit hanya kemerahan, perih dan bengkak. Seiring berjalannya waktu, luka ringan akibat terkena air keras bisa sembuh dan tidak terlalu berbekas.

Untuk pertolongan pertama pada orang yang terkena air keras adalah dengan langsung menghilangkan paparan air tersebut dari kulit. Caranya tentu saja membilas area yang terkena air keras menggunakan air.

dr Darma memperingatkan untuk tidak menempelkan batu es ke area yang terkena air keras. "Sebaiknya nggak perlu pakai es yang ditempel. Takutnya tekanan merusak kulit... Yang utama hilangkan bahan penyebab," jelas dr Darma.

Ketimbang mengandalkan batu es, justru penggunaan obat kulit khusus luka bakar akan lebih membantu, sambil membawa pasien ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Baca juga: 5 Tips Pertolongan Pertama Bila Terpapar Air Keras

(vit/ajg)
News Feed