Senin, 29 Mei 2017 18:35 WIB

Jangan Anggap Enteng, Ini Pentingnya Rutin Timbang Bobot dan Cek Tensi

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto ilustrasi: Thinkstock Foto ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Sampai saat ini menimbang berat badan dan cek tekanan darah rutin masih dianggap kurang penting. Padahal, salah satu manfaatnya adalah bantu cegah diabetes.

Demikian disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr Lily Sulistyowati, MM, dalam konferensi pers di Gedung Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).

"Ancaman penyakit tidak menular (PTM) terhadap masyarakat era modern sekarang ini makin serius. Gaya hidup yang kurang baik seperti merokok, diet tidak sehat, maupun kurang aktivitas fisik merupakan beberapa faktor penyebab tingginya angka PTM di Indonesia," tutur dr Lily.

Baca juga: Kurus Bukan Jaminan, Laura Basuki Kaget Tahu Kolesterolnya Tinggi

Menurut dr Lily, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menyadari sudah terkena PTM. Kurangnya deteksi ini pada akhirnya berujung pada keterlambatan diagnosis dan pengobatan.

"Kalau semua aware, PTM bisa ditanggulangi, terutama dengan gaya hidup sehat. Aktivitas fisik di manapun dan kapanpun, berhenti makan sebelum kenyang. Makan dengan diet seimbang," imbuhnya.

Yang tak kalah penting, dr Lily berpesan supaya masyarakat mau melakukan deteksi dini rutin. Salah satunya adalah dengan menimbang berat badan dan cek tensi secara berkala.

"Jangan tunggu sampai sakit. PTM itu harus rajin cek selagi masih sehat. Sudah naik 1-2 kg harus berpikir. Jangan sudah naik 5 kg tapi masih tenang-tenang saja. Cek tekanan darah sesering mungkin, paling tidak setahun sekali. Baiknya setahun dua kali," pesan dr Lily.

Baca juga: Saran untuk Pasien Hipertensi Agar Tensi Darah Terkontrol

(ajg/up)
News Feed