Senin, 05 Jun 2017 13:10 WIB

Infografis: Serangan Ngantuk Saat Puasa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ngantuk saat puasa paling banyak dipicu oleh fluktuasi gula darah (Foto: infografis)
Jakarta - Fluktuasi kadar gula darah punya peran penting dalam siklus ngantuk saat puasa. Saat melonjak tinggi maupun di titik terendah, efeknya sama-sama bikin ngantuk.

Sehabis makan, baik saat sahur maupun berbuka, tubuh mendapatkan gula dalam berbagai bentuk. Dari nasi, kentang, roti dan pati-patian lain, tubuh mendapatkan karbohidrat yang merupakan bentuk gula yang relatif kompleks.

Tubuh juga mendapat gula dalam bentuk yang lebih sederhana. Di antaranya adalah fruktosa dalam buah-buahan dan sukrosa dalam syrop, es teh manis, dan hidangan-hidangan bergula lainnya.

Di dalam tubuh, gula-gula tersebut akan dipecah menjadi glukosa. Makin kompleks struktur gula dalam suatu makanan, makin lambat dipecah menjadi glukosa. Ketika gula terlalu cepat dipecah dan diserap, terjadi lonjakan kadar glukosa dalam darah yang memicu sinyal rasa kantuk di otak.

Baca juga: Godaan 'Siklus Ngantuk' Saat Puasa

Bagaimana menghindarinya? Simak dalam infografis berikut ini:

Serangan ngantuk saat puasaSerangan ngantuk saat puasa


(up/up)