Selasa, 06 Jun 2017 11:39 WIB

Bincang Sehat

Musim Tanya 'Kapan Kawin' Akan Segera Tiba, Sudah Siap Ngeles?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Bagi yang lajang, pertanyaan kapan kawin bisa membuat tertekan
Jakarta - Lebaran akan segera tiba, pertanyaan musiman yang akan selalu muncul pada momen tersebut adalah 'kapan kawin'. Wahai para jomblo alias kaum lajang, sudah siapkah menghadapi 'teror' tersebut?

Hingga tataran tertentu, hasrat untuk bertanya 'kapan kawin' sesungguhnya sangat manusiawi. Semua orang punya ketertarikan pada hal-hal yang terjadi di sekitarnya, termasuk urusan pernikahan atau perkawinan.

Menanyakan 'kapan kawin' bisa dilatarbelakangi berbagai macam hal. Bisa jadi karena memang peduli, tetapi tidak jarang pertanyaan itu muncul hanya untuk seru-seruan. Ngobrolin status hubungan orang lain, bagi sebagian orang adalah keseruan yang tidak tergantikan.

Menurut psikolog perkawinan Pustika Rucita, M.Psi, pertanyaan 'kapan kawin' memang akan terasa mengganggu juga disampaikan berulang-ulang. Bagi yang masih lajang ataupun berencana untuk tetap lajang untuk beberapa waktu ke depan, pertanyaan tersebut bisa menjadi semacam tekanan untuk segera menikah.

"Intinya, hadapi dengan kepala dingin. Beri jawaban singkat dan diplomatis sesuai kenyamanan," kata Pustika.

Pertanyaan kapan kawin seharusnya cukup disikapi dengan senyumanPertanyaan kapan kawin seharusnya cukup disikapi dengan senyuman


Menghadapi pertanyaan 'kapan kawin' dengan senyuman juga boleh dilakukan. Sederhana, namun sangat efektif mengembalikan mood yang berantakan oleh ke-kepo-an orang-orang terhadap status pernikahan. Dan jika suasana memang sudah tidak kondusif, maka tidak ada salahnya untuk mengalihkan topik pembicaraan.

"Pamitan juga nggak apa-apa," saran Pustika.

Simak penuturan Pustika lebih lanjut dalam video Bincang Sehat berikut ini:



Baca juga:

- Inspiratif! Kaum Muda di Bengkulu Kampanyekan 'Stop Bertanya Kapan Nikah'

- Lagi Ngetren Jual Rumah Plus Cari Jodoh, Tanda-tanda Frustrasi?

- 4 Hal yang Membuat Orang Ngamuk Saat Ditanya 'Kapan Kawin?'

- Curhat Pembaca: Rajin Tanya Kapan Kawin, Rumah Tangga Sendiri Tak Bahagia

(up/up)