Senin, 12 Jun 2017 15:47 WIB

Alasan Wanita-wanita Ini Sewakan Rahim Sebagai Ibu Pengganti

Widiya Wiyanti - detikHealth
Cristiano Ronaldo dikabarkan punya anak dari surrogate mother (Ilustrasi: Thinkstock) Cristiano Ronaldo dikabarkan punya anak dari surrogate mother (Ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta - Baru-baru ini terdengar kabar lahirnya anak kembar bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dari rahim ibu pengganti (surrogate mother). Ternyata memang banyak wanita yang ingin menjadi ibu pengganti bagi pasangan yang membutuhkannya. Ada beberapa alasan mengapa wanita-wanita ini mau meminjamkan rahimnya untuk mengandung anak orang lain.

Salah satu alasannya yaitu untuk membantu anggota keluarga yang tidak bisa mengandung. Morgan William misalnya, Ia memutuskan untuk menjadi ibu pengganti bagi keponakannya. Karena saudara perempuannya, Maggie Paxton didiagnosis kanker payudara dan amat berisiko jika mengandung. Morgan pun sangat bahagia bisa membantu saudaranya dengan mengandung dua keponakan kembarnya.

Selain Morgan, Anastassia Ounto memutuskan untuk menjadi ibu pengganti di usia 67 tahun juga karena ingin membantu putrinya yang tidak dapat memiliki anak. Putrinya, Constantina sudah menjalani program hamil sampai 7 kali tapi hasilnya nihil dan disebut tidak lagi memiliki kemungkinan punya anak karena sudah berusia 43 tahun. Anastassia mengaku selama mengandung dan melahirkan cucunya, Ia benar-benar menghayati perannya sebagai nenek.

Baca juga: Anak Kembar Cristiano Ronaldo Dikabarkan Lahir Dari Ibu Pengganti, Apa Itu?

Alasan lain yang diutarakan Jill Hawkins, seorang ibu pengganti yang merasa kecanduan hamil. Padahal saat kehamilan kedelapan Ia mengalami komplikasi serius, Jill bersumpah akan berhenti menjadi ibu pengganti. Namun karena kecanduannya, Ia tidak bisa berhenti. Jill mengaku sangat menjadi ibu pengganti karena bisa membantu pasangan lain yang kesulitan untuk hamil.

Tidak beda dengan Carole Horlock yang sudah menjadi ibu pengganti untuk 12 anak. Ia menyukai perubahan fisik yang terjadi saat melahirkan. Kebanyakan orang menganggap tindakannya 'gila', tapi ia justru merasakan perubahan yang menakjubkan.

"Bagi saya, mengedan dan saat kelahiran adalah menarik, apakah itu untuk saya atau orang lain. Bagian yang paling emosional adalah saat persalinan," terangnya.

Beberapa wanita lain menjadi ibu pengganti karena ingin mendapatkan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seperti seorang wanita Laos, Lao berusia 28 tahun yang meminjamkan rahimnya karena masalah ekonomi. Ia mengaku dibayar Rp 100 juta untuk mengandung anak kembar. Di Laos sendiri menjadi tempat favorit untuk bisnis pinjam-meminjam rahim karena di beberapa negara prosedur ini dilarang.

Baca juga: Hamil Cucunya di Usia 67 Tahun, Nenek Ini Jadi Ibu Pengganti Tertua di Dunia

(up/up)
News Feed