Rabu, 14 Jun 2017 13:06 WIB

Pasien Kanker Boleh Puasa atau Tidak? Ini Kata Dokter

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Salah satu dilema yang sering dialami oleh pasien kanker di bulan Ramadan adalah apakah mereka boleh puasa atau tidak. Nah, bagaimana pendapat dokter?

Dokter spesialis penyakit dalam dan konsulen hemato onkologi medis RS Kanker Dharmais, DR dr Nugroho Prayogo, SpPD-KHOM, menyebutkan bahwa boleh puasa atau tidaknya pasien kanker bergantung pada kondisi mereka masing-masing.

Baca juga: Beda Stadium Kanker, Beda Pula Dosis Kemoterapinya

Selain itu, diperlukan pertimbangan dari dokter dan tim medis yang menangani pasien kanker tersebut. Jika memang kondisinya stabil dan tidak memiliki komplikasi lain, maka puasa boleh saja dilakukan.

Namun jika memang memungkinkan, misalnya kanker tersebut sudah metastasis atau menjalar ke bagian tubuh lain, atau sedang mengalami masalah gizi, maka sebaiknya pasien tersebut tidak dulu berpuasa.

"Mau puasa, kalau tidak kuat ya jangan, tapi kalau memang kuat tidak apa-apa. Puasa kan hanya mengatur jam makan saja," ujar dr Nugroho.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini yang Terjadi Saat Sel Berubah Jadi Kanker

Sempat ada pula info yang menyebutkan bahwa berpuasa bisa bikin kanker. Menanggapi info ini, dr Nugroho menyebutkan bahwa itu sama sekali tidak benar.

"Intinya sebenarnya kalau pasiennya kuat tidak apa-apa, hanya saja pada pasien kanker kebutuhan makannya memang harus dipenuhi. Jadi pasien kanker tidak boleh sampei kelaparan, karena makanan kan penting untuk energi tubuh. Jadi memang bergantung pada kondisi kesehatan pasien kanker itu sendri," ungkap dr Nugroho.

(ajg/up)
News Feed