Menurut laporan tren tersebut tampaknya muncul terinspirasi oleh kartun animasi jepang dan mengikuti tren berbahaya lainnya seperti 'blue whale' atau permainan 'bunuh diri'.
Baca juga: Ini Alasannya Blue Whale Challenge Sangat Berbahaya Bagi Remaja
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di berbagai belahan dunia kebiasaan menyulam kulit memang pernah dilaporkan namun biasanya sebagai bentuk protes oleh pengunjuk rasa. Baru pertama kali ini sulam kulit muncul sebagai tren fashion dan dikhawatirkan akan menjadi alasan untuk orang-orang terlibat dalam aktivitas memutilasi diri sendiri.
Masyarakat terutama anak muda disarankan agar jangan mengikuti tren sulam kulit karena luka yang ditinggalkan berisiko untuk jadi sarang masuk infeksi bakteri atau virus. Pada kasus paling buruk infeksi parah (sepsis) dapat terjadi dan membahayakan nyawa.
Praktik sulam kulit mengundang banyak perhatian. Foto: BBC |
Di media sosial gambar sulam kulit yang tersebar mengundang banyak reaksi. Sebagian besar pengguna media sosial berkomentar mengekspresikan rasa takut, jijik, dan kengerian.
"Bagaimana hal seperti ini dianggap sebagai sesuatu yang fashionable?" komentar salah satu pengguna media sosial Sina Weibo, idodyu, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (24/6/2017).
Baca juga: Hati-hati, Ada Game di Medsos yang Mengarahkan Remaja Bunuh Diri (fds/up)












































Praktik sulam kulit mengundang banyak perhatian. Foto: BBC