Rabu, 05 Jul 2017 12:16 WIB

Polisi Bakar Kerupuk, Versi Terbaru Hoax Plastik dalam Makanan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Perwira polisi bakar kerupuk dalam video yang viral di grup WhatsApp (Foto: viral)
Jakarta - Beredar video seorang polisi memperagakan cara mendeteksi kandungan plastik dalam kerupuk. Ia membakar kerupuk tersebut hingga menyala dan meninggalkan kerak kehitaman.

Dari penelusuran detiknews, polisi dalam video berdurasi 1 menit tersebut teridentifikasi sebagai Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jabar Kombes Prio Kuncoro. Polisi dengan pangkat perwira tersebut menyebut video dibuat di Posko Limbangan.

Kadid Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut, sang perwira membuat video tersebut hanya untuk lucu-lucuan. "Dia sedang melaksanakan tugas saat operasi ramadniya. Untuk menghilangkan kejenuhan ya bikin lucu-lucu lah," katanya.

Baca juga: Perwira Polisi Bikin Video Bakar Kerupuk Hanya untuk Lucu-lucuan

Beredarnya video tersebut mengingatkan kembali pesan berantai dengan informasi sejenis yang sering beredar di media sosial maupun jejaring instant messanger. Bahwa untuk mendeteksi kandungan plastik dalam kerupuk, bisa dibuktikan dengan cara dibakar. Benarkah demikian?

Baca juga: Ramai Video Perwira Polisi di Jabar Bakar Kerupuk dan Bahas Plastik

Plastik merupakan bahan yang terbuat dari polimer organik. Mencampurnya dengan minyak untuk menggoreng kerupuk, nyaris mustahil dilakukan karena bahan tersebut memiliki titik lebur yang sangat tinggi. Sebelum mencapai suhu yang memungkinkan plastik untuk leleh apalagi melebur, minyak goreng biasa akan lebih dulu rusak dan menguap.

Informasi menyesatkan tentang cara mendeteksi kandungan plastik dalam kerupuk dengan cara dibakar, sering beredar di media sosalInformasi menyesatkan tentang cara mendeteksi kandungan plastik dalam kerupuk dengan cara dibakar, sering beredar di media sosial (medsos) (Foto: viral)


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam sebuah wawancara dengan detikHealth pernah menegaskan bahwa kandungan plastik dalam kerupuk tidak bisa dicek hanya dengan cara dibakar. Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Olahan BPOM saat itu, Ratmono mengibaratkan kerupuk seperti uceng atau sumbu lampu minyak yang pasti menyala kalau dibakar.

Baca juga: BPOM Klaim Belum Pernah Temukan Kerupuk Mengandung Plastik

"Kerupuk itu kandungannya 75 persen tapioka, sifatnya kalau dibakar akan menjadi karbon. Jadi pasti akan menjadi hitam kalau dibakar, itu bukan karena digoreng dengan minyak mengandung plastik," katanya, dikutip dari berita detikHealth sebelumnya.

Baca juga: BPOM: Kerupuk Seperti Uceng, Kalau Dibakar Pasti Menyala

BPOM dalam wawancara saat itu menyebut, hasil pengujian laboratoium belum pernah menemukan kandungan plastik dalam kerupuk. Justru, bahan berbahaya lain seperti boraks lebih sering ditemukan dalam makanan yang banyak digemari karena murah meriah tersebut.

Baca juga: Cara Mengetahui Kerupuk yang Digoreng Pakai Plastik Tak Cukup Dibakar

(up/fds)