ADVERTISEMENT

Jumat, 14 Jul 2017 18:30 WIB

Didiagnosis Congenital Rubella Syndrome, Seperti Apa Terapinya?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Ada beberapa terapi untuk ibu hamil yang didiagnosis Congenital Rubella Syndrome. Foto: thinkstock
Jakarta - Bila ibu hamil terkena Rubella, maka besar kemungkinan virusnya akan menular ke janin. Jika sudah demikian, bisakah kondisi tersebut disembuhkan?

Menurut dokter spesialis anak RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Hanindita, SpA, sampai saat ini belum ada pengobatan yang spesifik untuk Congenital Rubella Syndrome atau rubella kongenital.

"Tidak terdapat pengobatan yang spesifik untuk rubella kongenital. Terapi hanya ditujukan untuk memperbaiki kelainan yang ditimbulkan," ujar dr Meta kepada detikHealth.

Baca juga: Viral Pesan Grace Melia, Ibu Ubii yang Terkena Rubella Saat Hamil

Ia mencontohkan, ketika seorang anak didiagnosis rubella kongenital kemudian mengalami kelainan jantung, maka tindakan untuk anak tersebut adalah operasi.

Jika gangguan yang muncul berupa masalah pendengaran, maka bisa diberikan terapi untuk melatih pendengaran dan mungkin implan koklea.

"Sedangkan keterlambatan perkembangan bisa diterapi dengan fisioterapi atau terapi wicara misalnya," imbuhnya.

Blogger Grace Melia alias Gesi (28) memiliki buah hati dengan Congenital Rubella Syndrome atau rubella kongenital. Diduga tertular sejak dalam kandungan, sampai saat ini sang putri yang bernama Aubrey Naiym Kayacinta atau Ubii (5) masih menjalani serangkaian terapi.

"Ubii masih fisioterapi dan terapi untuk melatih pendengarannya. Dulu sempat terapi wicara tapi sekarang fokus ke latihan mendengar dulu, karena bagaimana mau belajar bicara kalau mendengar pun masih sulit kan," tutur Gesi kepada detikHealth.

Baca juga: Ibu Terinfeksi Rubella Saat Hamil, Bayi Berisiko Kena Gangguan Pendengaran

(ajg/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT