Senin, 31 Jul 2017 13:35 WIB

Banyak Keringat Belum Tentu Bikin Bau Badan, Simak Faktanya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Keringat belum tentu memicu bau badan lho! Foto: Thinkstock Keringat belum tentu memicu bau badan lho! Foto: Thinkstock
Jakarta - Keringat merupakan salah satu cairan yang diproduksi oleh tubuh. Meski sudah umum, ada beberapa fakta tentang keringat yang perlu Anda ketahui.

"Saat cuaca sedang terlalu panas, pusat suhu tubuh di otak yakni hipotalamus akan mengirimkan sinyal ke kelenjar kulit untuk menghasilkan keringat," ungkap Barbara J. Holtzclaw, PhD, RN, dari Oklahoma University.

Fungsi dari keringat itu sendiri adalah menyeimbangkan suhu tubuh. Dengan adanya keringat, tubuh akan menjadi lebih dingin dan tidak terlalu panas. Sayangnya, banyak orang tidak suka berkeringat karena dianggap bikin bau badan.

Baca juga: Cuaca Panas! Hindari Pakai Baju Ketat Agar Tak Biang Keringat

Padahal faktanya, sebagian besar keringat justru sama sekali tidak berbau. Jika Anda berkeringat dan muncul bau tak sedap, maka ada pemicu lainnya.

Hal tersebut berasal dari kelenjar keringat apokrin, yang hanya aktif saat Anda merasa stres, cemas, atau takut. Menurut Holtzclaw, keringat jenis ini umumnya bertekstur kental dan berminyak, sehingga 'menjebak' bakteri pada kulit dan bisa menimbulkan bau tak sedap.

Tak perlu cemas dulu, Holtzclaw mengungkapkan pada dasarnya tubuh memproduksi keringat sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan. Jika Anda terbiasa dengan iklim panas, tubuh Anda akan menyesuaikan diri dengan produksi keringat dengan lebih efisien.

"Namun jika tubuh Anda terbiasa dengan iklim yang sejuk, Anda mungkin menghasilkan lebih banyak keringat saat berada di udara panas," tutur Holtzclaw.

Simak fakta-fakta penyebab bau badan yang sesungguhnya di video berikut:

Baca juga: Gatal-gatal Setelah Cabut Rambut Ketiak? Waspada Folikulitis

(ajg/ajg)