Kamis, 28 Sep 2017 16:13 WIB

Heboh EKG Setya Novanto Grafiknya 'Flat', Artinya Apa Sih?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Grafik EKG Setya Novanto yang flat di layar monitor bikin heboh netizen. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Penampakan grafik EKG (Elektro Kardiogram) Setya Novanto yang flat alias tidak naik-turun bikin heboh netizen. Seorang dokter jantung menjelaskan secara detail cara mengartikan grafik semacam itu.

"Kalau misalnya terpasang, grafik ini kan ada satu yang paling atas itu adalah grafiknya untuk irama jantung. Yang kedua adalah grafik nadi, ada grafik respiration rate atau napasnya dia," kata dr Ayuthia Putri Sedyawan, B.Med.Sc, SpJP, FIHA dari RS Mayapada Lebakbulus, di sela LiveChat bersama detikForum, Kamis (28/9/2017).

"Kalau ini flat semua, artinya nggak dipasang," lanjut dr Ayuthia.

Baca juga: Nah Lo, Dokter Jantung Sebut Tak Ada yang Aneh dengan Infus Setya Novanto

Lalu kapan EKG harus dipasang, dan kapan boleh dilepas? Menurut dr Ayuthia, monitor EKG tidak perlu dipasang kalau kondisi pasien sedang stabil. Biasanya, pasien sedang berada di ruang rawat biasa, bukan di High Care Unit (HCU) atau Intensive Care Unit (ICU).

Sedangkan mesin EKG sendiri, bisa tersedia di setiap ruangan di rumah sakit meski tidak selalu disertai layar monitor.

Heboh EKG Setya Novanto Grafiknya '<I>Flat</I>', Artinya Apa Sih?Foto: istimewa


"Di tiap ruangan di rumah sakit, di tiap lantai, tiap bangsal biasanya ada mesin EKG yang tersedia karena biasanya kalau misal dia tidak ada monitor, dia 1 x 24 jam akan direkam listrik jantung. Tapi bukan di monitor, kalau di monitor kan 24 hours tet tet tet (maksudnya ada sinyal)," jelas dr Ayuthia.

Baca juga: Terlalu! Foto Sakit Setya Novanto Malah Dijadikan Meme oleh Warganet

(hrn/up)