Sabtu, 07 Okt 2017 08:13 WIB

Dilanda Stres, Wanita Ini Korbankan Karier demi Selamatkan Rumah Tangga

Widiya Wiyanti - detikHealth
Pekerjaannya malah membuat ketidakharmonisan dalam rumah tangganya, wanita ini memilih berhenti untuk menghindari kegagalan dalam hubungannya. Foto: ilustrasi/thinkstock Pekerjaannya malah membuat ketidakharmonisan dalam rumah tangganya, wanita ini memilih berhenti untuk menghindari kegagalan dalam hubungannya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Ada pekerjaan yang malah dapat menimbulkan suatu masalah dalam keharmonisan rumah tangga, yaitu pekerjaan yang memiliki tekanan berat dan jam kerja yang terlalu banyak atau tidak teratur.

Sharon Podobnik salah satu orang yang pekerjaannya malah menimbulkan masalah. Ia memilih berhenti dari pekerjaannya sebagai direktur salah satu sekolah akademi di Washington DC demi menghindari kegagalan dalam hubungan pernikahannya.

"Itu adalah momen yang menentukan hidup saya. Saya menyadari bahwa saya tidak bisa membawa tekanan pada pekerjaan ke dalam pernikahan kami," ujarnya dikutip dari New York Post.

Baca juga: Haruskah Istri Berhenti Bekerja Setelah Menikah?

Ia mengaku bahwa setelah ia memutuskan hal tersebut, hubungan dengan suaminya kembali membaik walaupun tingkat ekonomi tidak seperti sebelumnya saat Podobnik masih bekerja.

"Kami senang. Kami berhubungan seks lebih banyak. Ini hampir membuat kita kembali seperti kencan," imbuhnya.

Sementara itu menurut psikolog perkawinan dan keluarga, Wulan Ayu Ramadhani, MPsi, sebelum menikah ada baiknya untuk membicarakan topik bekerja setelah menikah. Jangan sampai malah menimbulkan kekecewaan.

"Diskusikan dan kompromikan dengan pasangan bagaimana kalian berdua mau menjalani pernikahan," sarannya.

Tidak ada salahnya juga untuk setiap pasangan melakukan Konseling Pranikah untuk melihat potensi-potensi masalah yang kemungkinan bisa muncul.

Baca juga: Dilema Wanita Karier Sekaligus Mengurus Anak

(wdw/up)