Senin, 09 Okt 2017 08:30 WIB

Seberapa Jahatkah Kebiasaan Ngemil di Kantor? Riset Ini Menjawabnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kebiasaan ngemil saat di kantor sering tidak disadari, mungkin karena makanan kecil tidak dianggap berbahaya. Foto: ilustrasi/thinkstock Kebiasaan ngemil saat di kantor sering tidak disadari, mungkin karena makanan kecil tidak dianggap berbahaya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kebiasaan ngemil saat di kantor sering tidak disadari, mungkin karena makanan kecil tidak dianggap berbahaya. Padahal jika ditotal, dalam setahun ada 100.000 kalori ekstra yang berasal dari kebiasaan tersebut.

Jika diambil rata-rata, maka didapat kurang lebih 2.240 kalori tiap pekan. Jumlah kalori yang mencengangkan, setara dengan 500-an batang cokelat dalam setahun.

Cukup masuk akal jika kemudian banyak pekerja kantoran punya tubuh gendut. Kalori sebanyak itu, diklaim bertanggung jawab pada peningkatan berat badan hingga 12 kg. Tiap 3.500 kalori, konon bisa memicu peningkatan berat badan sekitar 0,5 kg.

Baca juga: Michael Phelps Diisukan Makan 12.000 Kalori Tiap Hari Demi Dapat Medali

Riset yang dilakukan oleh Kallo tersebut mengungkap, pukul 10.30 dan 15.30 merupakan waktu paling favorit untuk ngemil dengan menu yang banyak mengandung gula. Wajar, pada waktu-waktu tersebut serangan ngantuk sedang tinggi-tingginya.

Sedangkan di antara semua hari, Jumat menjadi hari paling banyak memberikan asupan kalori ekstra pada para pekerja kantoran. Senin berada di urutan berikutnya. Demikian dikutip dari The Sun.

Baca juga: Tidak Pernah Sarapan, Risiko Penyakit Jantung Mengintai (up/up)