Senin, 23 Okt 2017 17:01 WIB

Cara Cegah Agar Gigitan Anjing Suspek Rabies Tak Sebabkan Kematian

Erika Kurnia - detikHealth
Gigitan anjing milik Choi Siwon menginfeksi CEO restoran Korea hingga meninggal. Foto: dok. Nate
Jakarta - Insiden gigitan anjing hingga sebabkan kematian akibat sepsis baru-baru ini dialami CEO satu restoran Korea oleh anjing peliharaan milik artis K-Pop Choi Siwon. Sepsis yang disebabkan gigitan anjing banyak penyebabnya, salah satunya virus Rabies.

Anjing adalah salah satu hewan penular rabies yang bisa sebabkan kematian melalui gigitan, cakaran, termasuk jilatan dari air liur yang terinfeksi. Untungnya, kematian gigitan anjing yang kemungkinan rabies bisa dicegah.

Tjandra Yoga Aditama, mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, dalam rilis Hari Rabies Sedunia pada September silam menuliskan bahwa ada beberapa cara penanganan luka gigitan hewan penular rabies pada manusia.

"Pertama ada prosedur Post-exposure Treatment (PET). Cuci luka gigitan secepatnya dengan sabun atau deterjen pada air mengalir minimal 15 menit, lalu diberi antiseptik seperti obat merah dan sejenisnya," saran Tjandra.

Baca juga: Anjing Choi Siwon Sebabkan Kematian CEO Restoran, Rabies Penyebabnya?

Saran berikutnya adalah segera pergi ke Puskesmas atau rumah sakit, atau pelayanan kesehatan lainnya untuk kembali dilakukan pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) yang efektif memenuhi rekomendasi WHO sesuai indikasi.

"Kemudian, berikan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi Pengobatan segera setelah terpapar rabies efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian," lanjutnya.

Seseorang yang telah terinfeksi rabies dapat diidentifikasi dengan berbagai gejala. Pada stadium awal mulai dari tubuh yang melemah, lesu, nafsu makan berkurang, sulit tidur, demam, muntah-muntah, sakit tenggorokan, dan nyeri pada luka. Ada juga tahap eksitasi atau stadium gila, dan yang paling parah adalah stadium lumpuh atau paralisis yang bisa berakhir pada kelumpuhan dan kematian dalam 4-6 hari setelah gejala pertama muncul.

Sementara itu, tanda-tanda rabies pada hewan bisa diketahui dalam dua bentuk, yaitu ganas dan tenang. Anjing yang terinfeksi rabies dan menjadi ganas akan sulit mematuhi perintah majikan, lari tanpa tujuan, suara menjadi parau, sampai kejang-kejang dan kematian. Sebaliknya, anjing yang terinfeksi rabies dan menjadi tenang akan terlihat senang menarik diri, kesulitan membuka mulut dan menelan, air liur berlebih, kelumpuhan, dan kejang-kejang.

Baca juga: CEO Restoran yang Digigit Anjing Choi Siwon Dikabarkan Terkena Sepsis (fds/fds)