ADVERTISEMENT

Kamis, 26 Okt 2017 14:42 WIB

Kondisi Fisik Echa 'Putri Tidur' Disebut Baik-baik Saja, Apa Artinya?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kondisi fisik Echa normal, tetapi tetap saja tertidur pulas. Foto: facebook
Jakarta - Si Putri Tidur dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Siti Raisa Miranda alias Echa sudah tertidur pulas selama 16 hari lamanya. Walaupun sempat dikabarkan terbangun sebentar, Echa kemudian tertidur lagi hingga saat ini.

Menanggapi hal tersebut, pakar kesehatan tidur dari Snoring & Sleep Disorder Clinic Pondok Indah, dr Andreas Prasadja, RPSGT mengatakan bahwa dilihat dari ciri-cirinya, Echa kemungkinan mengidap penyakit tidur Kleine-Levin Syndrome.

Sindrom tersebut ditandai dengan penyakit hipersomnia periodik yang membuat pengidapnya tertidur dalam jangka waktu lama. Penyakit ini lebih banyak terjadi pada pria dan umumnya orang dewasa.

Baca juga: Echa 'Putri Tidur' di Kalsel Masih Bergelut dengan Penyakit Misterius

"Tetapi perlu dilakukan pemeriksaan, dari bidang anak, saraf, psikiatri, tidurnya, dan lainnya," ujarnya kepada detikHealth, Kamis (26/10/2017).

Echa yang tertidur lelap selama 16 hari diduga mengidap Kleine-Levin Syndrome.Echa yang tertidur lelap selama 16 hari diduga mengidap Kleine-Levin Syndrome. Foto: Facebook


Menurut dokter yang disapa Ade ini, gangguan tidur seperti ini biasanya bisa berlangsung hingga satu bulan lebih. Saat terbangun, disertai dengan kebiasaan yang normal dilakukan oleh pasien tersebut dalam keseharian.

"Biasanya pas bangun disertai makannya jadi lebih banyak," tambahnya.

Namun berdasarkan unggahan ayahnya, Mulyadi di Facebook, kondisi fisik Echa terbilang normal. "Menurut dokter umum fisiknya ok aja, dokter specialis jiwa belum bisa menggali lebih dalam," tulisnya dalam akun Moel Ya Lo Ve baru-baru ini.

Baca juga: Ramai di Medsos, Bocah di Kalsel Tidur 10 Hari Akibat Penyakit Aneh

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT