Rabu, 01 Nov 2017 12:01 WIB

Ini Manfaatnya Mengurangi Konsumsi Daging Selain Menurunkan Berat Badan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selain menurunkan berat badan, mengurangi konsumi daging juga dapat mengurangi risiko terkena beberapa penyakit berbahaya. Foto: GettyImages Selain menurunkan berat badan, mengurangi konsumi daging juga dapat mengurangi risiko terkena beberapa penyakit berbahaya. Foto: GettyImages
Jakarta - Pernahkah berpikir bahwa daging adalah penyebab utama penambahan berat badan Anda? Kandungan lemaknya memang dapat membuat berat badan terus bertambah.

Dengan mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi daging, khususnya daging merah bisa menurunkan berat badan dan menghindari beberapa penyakit tertentu.

Dirangkum detikHealth, ini beberapa manfaat dibalik pengurangan konsumsi daging dan beralih pada makanan sehat.

1. Berat badan menurun

Mengurangi makan daging yang mengandung lemak dan beralih menjadi vegetarian mungkin merupakan langkah yang baik untuk menurunkan berat badan. Menurut penelitian dari Universitas George Washington, rata-rata orang yang melakukannya berhasil menurunkan sekitar 4,5 kilogram dalam waktu 44 minggu.

"Diet nabati dapat membantu menurunkan berat badan tanpa menghitung kalori dan tanpa harus meningkatkan rutinitas olahraga Anda," ujar salah satu peneliti, dr Neal Barnard, dikutip dari The List, Rabu (1/11/2017).

Baca juga: Kaitan Antara 'Larangan' Makan Daging dan Risiko Dehidrasi Menurut Dokter

2. Menurunkan risiko terkena kanker

Menurut penelitian, setidaknya 30 persen kasus kanker telah dikaitkan dengan kebiasaan makan. Dan beberapa di antaranya terbukti memiliki kebiasaan makan daging-dagingan.

Ini artinya orang yang memiliki kebiasaan makan sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan memiliki risiko lebih rendah terkena kanker dibanding dengan orang yang memiliki kebiasaan makan daging.

3. Menurunkan risiko terkena penyakit kronis

Mengonsumsi makanan yang sehat memang sangat penting. Buktinya, penelitian telah menemukan bahwa orang yang memilih menghilangkan daging porsi makannya merasakan adanya penurunan kadar kolesterol yang cukup signifikan hingga mencapai 35 persen.

Hal ini juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke. Selain itu juga dikaitkan dengan penurunan penyakit hipertensesi, obesitas, dan diabetes.

4. Berkurangnya masalah di perut

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ada efek mikroba positif terkait dengan pengurangan konsumsi daging merah. Serta dapat mengurangi bakteri berahaya yang dapat mengakibatkan peradangan.

Baca juga: Negara yang Konsumsi Dagingnya Tinggi, Penduduknya Banyak yang Obesitas?


(wdw/up)
News Feed