Rabu, 08 Nov 2017 11:08 WIB

Bisa Bikin Stroke, Jangan Sering-sering Memijat Area Leher

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Lumpuh karena stroke, yang diduga terjadi akibat terlalu sering memijat area leher.Foto: Thinkstock Lumpuh karena stroke, yang diduga terjadi akibat terlalu sering memijat area leher.Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang pria dari India lumpuh dan tak bisa bicara karena stroke. Yang menarik, pria ini disebut-sebut mengalami stroke karena terlalu sering memijat area leher untuk relaksasi.

Secara umum, memijat memang tidak membahayakan kesehatan. Namun pijatan di area sensitif seperti leher dan tulang belakang bisa menimbulkan bahaya jika dilakukan terlalu sering dan sembarangan.

Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Vertigo Menyerang

Dikutip dari BMJ Case Reports, pria yang berusia 45 tahun ini mengaku sudah rutin memijat area lehernya 2 hingga 4 kali tiap minggu. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kesulitan bicara, kesulitan menggerakkan anggota tubuh dan akhirnya mengalami kelumpuhan.

dr Jaslovleen Kaur dari departemen Neurologi Dayanand Medical College & Hospital, India, menyebut pijatan di area leher menjadi penyebab utama pasien mengalami stroke. Pijatan di area leher yang terlalu sering menyebabkan bekuan darah menyumbat pembuluh darah yang menuju otak.

"Pijatan di area leher ini membuat pembuluh darah menuju otak tersumbat yang akhirnya pecah dan menyebabkan stroke, sehingga pasien tidak bisa bicara dan lumpuh," ucap dr Kaur.

Pijatan di area leher menjadi penyebab utama karena pasien tidak memiliki faktor risiko stroke seperti merokok, berat badan berlebih, faktor genetik, hingga tekanan darah tinggi. Karena itu dokter menyebut faktor eksternal seperti pijatlah yang membuat pembuluh darah tersumbat.

"Karena bekuan darah menyumbat pembuluh darah menuju otak, bagian frontal lobe otak kekurangan darah, yang memicu kelumpuhan pasien dan kesulitan bicaranya," tutupnya.

Baca juga: Empat Ular Piton Ini Siap Jadi Tukang Pijat Hilangkan Pegal Pasien (mrs/fds)
News Feed