Senin, 20 Nov 2017 20:10 WIB

Olahraga Malam-malam, Sehatkah? Dokter: Kapan Saja Bisa

Widiya Wiyanti - detikHealth
Beberapa orang yang sibuk dengan aktivitasnya dari pagi hingga sore lebih memilih olahraga pada malam hari. Apakah baik? Yuk simak penjelasan dokter. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Aktivitas padat sehari-hari menyita waktu banyak orang untuk sekadar berolahraga. Demi mendapatkan tubuh sehat, beberapa orang mengikuti komunitas olahraga dan berlatih pada malam hari setelah selesai beraktivitas.

Seperti komunitas Workout Embassy dan Street Workout Depok yang memiliki jadwal olahraga pada malam hari. Kebanyakan anggotanya karyawan dan mahasiswa, bahkan tidak jarang pelajar pun ikut serta di dalamnya.

"Jadi kita olahraganya malam, karena apa? Karena kita untuk menjaring pekerja kantoran yang biasanya pulang jam 6 terus bingung mau ngepaian, pulang juga kena macet, mending kita mampir ke sini," ujar head trainer komunitas Workout Embassy, Suprianto kepada detikHealth.

Begitu pula dengan Rahmi (25), anggota komunitas Street Workout Depok yang memilih berolahraga di malam hari usai aktivitas kesehariannya. "Kalau saya kan kerja nih, olahraga malam itu efektif lah," imbuhnya.

Baca juga: Ke Mal Jangan Cuma Nongkrong, Yuk Olahraga dengan Komunitas Ini

Olahraga malamOlahraga malam Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth


Menanggapi hal tersebut, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Klinik Slim and Health RS Mitra Kemayoran dan Mall Taman Anggrek Jakarta, dr Michael Triangto, SpKO mengatakan bahwa olahraga yang dilakukan pada malam hari sama baiknya pada pagi atau siang hari.

"Olahraga kapan saja bisa selama konteksnya untuk kesehatan," tegas dr Michael.

Menurutnya, yang membedakan hanya adanya sinar matahari untuk mendapatkan asupan vitamin D. Namun, vitamin D bisa didapatkan selain dari sinar matahari, misalnya dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Baca juga: Sederet Artis yang Juga Jadi Body Goals karena Rajin Squats



(wdw/up)