Senin, 27 Nov 2017 17:47 WIB

Updated

Sebut Air Alkali Tak Berbahaya, Dokter Contohkan Air Zamzam

Widiya Wiyanti - detikHealth
Menurut dokter ini, mengatakan air alkali merugikan sama saja meragukan air zamzam yang juga memiliki pH tinggi.
Jakarta - Banyak yang memperdebatkan manfaat dari air hasil mesin Kangen Water yang diklaim dalam brosurnya bisa menyehatkan atau menyembuhkan berbagai penyakit.

Seperti komentar Direktur Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Kementerian Kesehatan, Ir Sodikin Sadek, MKes bahwa air yang dihasilkan belum terbukti dapat menyembuhkan penyakit.

Dihubungi detikHealth melalui saluran telepon, Direktur Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Kementerian Kesehatan, Ir Sodikin Sadek, MKes mengatakan bahwa berita acara tersebut benar adanya.

"Iklannya harap ditarik. Hasil dari water treatment untuk mengobati penyakit itu belum ada penelitiannya," ujar Sodikin, baru-baru ini.

Baca juga: Warning BPOM: Kangen Water Tidak Boleh Dikemas dan Diedarkan!

Sementara itu, dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa air hasil produksi mesin Kangen Water dengan proses elektrolisis akan bersifat alkali dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Praktisi dan inspirator hidup sehat alami tersebut mencontohkan air zamzam yang ada di Mekah, yang juga punya sifat alkali.

Ia menunjukkan bahwa ada banyak penelitian yang memaparkan manfaat dari air alkali dan antioksidan. Salah satunya penelitian tahun 2011 yang dipublikasikan di Osteoporosis International yang mengatakan bahwa konsumsi air alkali bisa berpengaruh pada ekskresi kalsium sebesar 74 persen.

Air zamzam juga merupakan air yang bersifat alkali dan sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. "Orang-orang kayak gitu (tidak percaya khasiat air alkali) berarti menampikkan air zamzam dong. Air zamzam itu air alkali lho... Air zamzam itu ada penelitiannya di PubMed, memang bermanfaat," imbuhnya.

Namun, dr Zaidul menegaskan bahwa air alkali seperti air hasil dari mesin Kangen Water bukan merupakan obat.

"Meskipun datanya itu ada, tapi kalau Kangen Water dikatakan obat, nggak bisa. Karena itu butuh penelitian-penelitian yang lain lagi," tutupnya.

Baca juga: Jelaskan Kontroversi Kangen Water, Dokter Ini Singgung Elektrolisis



(wdw/up)