Senin, 04 Des 2017 13:35 WIB

Kemarahan Orang Tua Saat Bayinya Keliru Dinyatakan Meninggal

Firdaus Anwar - detikHealth
Pihak RS diduga telah melakukan kelalaian kriminal. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Pihak RS diduga telah melakukan kelalaian kriminal. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Sebuah kasus tak biasa baru-baru ini menimpa salah satu rumah sakit (RS) swasta di Delhi, India. Bayi kembar yang lahir di RS tersebut keliru dideklarasikan meninggal oleh sang dokter sehingga mengundang kemarahan orang tua.

Dilaporkan oleh BBC, dokter terkait menyatakan kedua bayi lahir meninggal dan menyerahkan jasadnya ke orang tua di dalam kantung plastik. Ketika dalam perjalanan menuju pemakaman, orang tua melihat bahwa salah satu bayi masih bergerak-gerak.

Baca juga: Curhat Orang Tua Ditagih RS Rp 388 Juta untuk Perawatan DBD Anaknya

Orang tua pun langsung lari ke RS terdekat di mana dikonfirmasi bahwa betul salah satu bayi masih hidup.

Insiden ini lalu memicu kemarahan dan perdebatan mengenai kualitas layanan kesehatan swasta yang seringkali mahal.

Ketua Menteri Arvind Kejriwal mengatakan dirinya sudah mendengar hal ini dan mengeluarkan perintah investigasi. Bila ada yang ditemukan bersalah maka hukuman berat menanti.

"Melihat laporan kelalaian kriminal yang mengejutkan oleh Max Hospital di Shalimar Bagh. Departemen terkait sedang melakukan investigasi terhadap tindakan yang tidak bisa diterima ini," ujar Menteri Kesehatan Setyandar Jain dalam kicauannya di Twitter.

Dalam sebuah pernyataan kepada jurnalis, pihak RS mengaku 'terkejut' dan 'khawatir' terhadap kasus ini. Dokter terkait dibebastugaskan sambil menunggu hasil investigasi.

Baca juga: Kemenkes: Tragedi Bayi Debora Karena Kebijakan RS Tak Sejalan dengan UU (fds/up)
News Feed