Senin, 11 Des 2017 09:07 WIB

Bukan Hanya Anak-anak, Orang Dewasa juga Harus Diberi Vaksin Difteri

Widiya Wiyanti - detikHealth
Orang dewasa juga harus diberikan vaksin difteri. Foto: Thinkstock Orang dewasa juga harus diberikan vaksin difteri. Foto: Thinkstock
Topik Hangat Difteri Mewabah Lagi
Jakarta - Difteri mewabah lagi di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae dan dapat menyebabkan kematian terutama pada anak-anak.

Walau lebih banyak terjadi pada usia anak-anak, bukan berarti orang dewasa tidak bisa tertular ataupun menularkan. Saat dihubungi detikHealth, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Aman Bakti Pulungan, SpA mengatakan bahwa orang dewasa bisa menjadi carrier (pembawa).

"Orang dewasa juga bisa menularkan, jadi carrier," ujarnya, Senin (11/12/2017).

Carrier atau pembawa adalah seseorang yang tidak menunjukkan gejala atau memiliki penyakit aktif tetapi membawa organisme menular dan dapat menularkan kepada orang lain.

Baca juga: Imunisasi Difteri Serentak di 3 Provinsi, Ini Pesan IDAI

Maka dari itu, dr Aman menganjurkan untuk orang dewasa juga mendapatkan vaksin difteri karena sistem kekebalan tubuh setiap orang bisa menurun kapan saja, sehingga bisa mencegah penyebaran penyakit ini.

"(Imunisasi) setiap 10 tahun, karena antibodi. Idealnya diberikan (vaksin)," imbuhnya.

Hari ini akan diadakan imunisasi difteri lagi atau disebut ORI (Outbreak Response Immunization). Ini dilaksanakan di tiga provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Baca juga: Hari Ini Imunisasi Difteri Serentak di Jakarta, Jabar dan Banten




(wdw/up)
Topik Hangat Difteri Mewabah Lagi
News Feed