Kamis, 14 Des 2017 10:08 WIB

5 Kondisi Kesehatan yang Kerap Menyerang di Usia 78 Tahun

Widiya Wiyanti - detikHealth
Berbagai kondisi kesehatan yang sering menghampiri orang usia lanjut. Foto: thinkstock
Jakarta - Kabar duka datang dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta, Andi Mappetahang Fatwa atau yang dikenal AM Fatwa yang meninggal pada usia 78 tahun di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Pada usia yang sudah terbilang tidak muda lagi, kondisi kesehatan pun tentunya akan menurun. Dengan begitu akan lebih mudah pula bagi tubuh untuk terserang berbagai macam penyakit.

Ahli geriatri dari University of New South Wales, dr Tuly Rosenfeld menjelaskan bahwa ketika seseorang bertambah tua maka kecenderungannya untuk terserang penyakit menjadi besar karena sel dan imunitas tubuh tak lagi bisa menjaga kesehatan. Dengan kata lain seseorang bukan hanya meninggal karena usia tua, melainkan makin buruknya komplikasi akibat penumpukan masalah yang berlangsung dari waktu ke waktu.

"Dokter juga tidak selalu tahu apa penyebab pasti dari kematian lansia karena ada kondisi yang tumpang tindih dalam tubuh si pasien dan menyebabkan kematian. Sulit untuk menentukan yang mana yang paling berperan," kata dr Tuly.

Baca juga: AM Fatwa Wafat, Anies: Beliau Pejuang Tangguh Sejak Masa Muda

Dirangkum detikHealth dari beberapa sumber, berikut lima kondisi kesehatan yang kerap menyerang lansia.

1. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi memang banyak dikeluhkan oleh para lansia. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, hipertensi adalah penyakit nomor satu yang paling banyak diderita lansia.

Normalnya, tekanan darah di bawah atau setara 120/80 mmHg. Jika tekanan darah sudah mencapai 140/90 mmHg atau lebih, sebaiknya lansia diberikan pengobatan dan perawatan untuk penyakit ini agar tidak memburuk. Karena hipertensi merupakan salah satu faktor risiko kejadian penyakit jantung, stroke dan pembuluh darah.

2. Stroke

Penyakit yang kerap kali menyambangi lansia yaitu stroke. Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak ketika suplai darah tidak terpenuhi. Stroke sendiri bisa terjadi karena dua hal. Stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak disebut stroke hemoragik, sedangkan stroke akibat sumbatan pada pembuluh darah di otak disebut stroke iskemik.

3. Arthritis

Arthritis adalah peradangan pada sendi yang disebabkan oleh kurangnya cairan sinovial, rusaknya tulang rawan, adanya infeksi, atau faktor lainnya. Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri, kekakuan, dan bengkak pada sendi. Ini lah sebabnya kebanyakan lansia mengeluhkan sakit pada persendiannya.

4. Osteoporosis

Berbeda dengan arthritis, osteoporosis merupakan salah satu bentuk gangguan tulang di mana masa atau kepadatan tulangnya berkurang atau keropos. Penyakit ini juga kebanyakan terjadi pada lansia.

Salah satu penyebab pengeroposan tulang adalah mengonsumi terlalu banyak makanan seperti garam, soda, kopi, dan cokelat. Untuk mencegah penyakit ini, disarankan untuk memenuhi asupan kalsium dan vitamin D, serta perbanyak olahraga.

5. Demensia

Demensia atau pikun juga kerap sekali menyerang lansia. Wajar saja, seiring dengan menuanya usia maka kemampuan kognitif otak menurun. Demensia dalam tahap awal bisa membuat seseorang mudah lupa nama hingga wajah orang lain. Ketika sudah mencapai tahap lanjut, pasien demensia bisa melupakan bagaimana caranya berpikir hingga berjalan.

Baca juga: Keluarga: AM Fatwa Meninggal karena Liver Stadium 4

(wdw/up)