Selasa, 19 Des 2017 19:33 WIB

Sewajarnya Saja, Berlebihan Mencuci Miss V Malah Berisiko

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Mencuci vagina tidak disarankan karena dapat memicu kerusakan. Foto: ilustrasi/thinkstock Mencuci vagina tidak disarankan karena dapat memicu kerusakan. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sebagian besar wanita berharap organ intimnya wangi dan tidak mengeluarkan cairan tertentu. Itulah mengapa produk pembersih atau prosedur untuk mengharumkan vagina selalu laris di pasaran.

Deborah Bateson, pakar obstetri, ginekologi dan neonatalogi di University of Sydney menjelaskan, vagina itu sebenarnya mampu membersihkan dirinya sendiri.

"Cairan vagina itu sendiri memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan organ ini," ungkapnya seperti dilaporkan ABC Australia.

Cairan yang dikeluarkan vagina berasal dari lendir yang ada di dinding vagina, serviks dan lactobacillus atau bakteri-bakteri sehat yang tinggal disana.

Namun karena kondisi lingkungan vagina yang sangat dipengaruhi oleh hormon, banyaknya cairan yang dikeluarkan bervariasi, dan ini sebenarnya sangat normal.

Baca juga: Tak Ada Patokan Ideal, Tapi Jika Bersih dan Sehat Maka Miss V Anda Normal

Selain itu, cairan vagina yang sehat memiliki aroma yang khas. Bahkan pada sebagian wanita, aroma ini bisa lebih kuat karena jumlah kelenjar keringat di permukaan vagina satu wanita dengan lainnya bisa berbeda-beda.

"Jadi yang terpenting itu menjaga kulit luar vagina kering dan bersih. Tetapi mencuci vagina justru tidak direkomendasikan," tegasnya.

Dikutip dari Metro, cara menjaga agar pH vagina berada pada performa terbaik adalah dengan tidak memasukkan berbagai hal yang dapat memicu kerusakan, semisal sabun, pengharum hingga penis yang tidak steril.

Deborah menambahkan, tampon, kondom, jari hingga mainan seks juga berpotensi mengganggu lingkungan vagina. Meski demikian, ia memastikan 'gangguan' itu sifatnya hanya sementara sebab vagina dapat memulihkan dirinya sendiri.

Anda sebenarnya juga tak perlu memakai pelumas. Ini karena dalam 24 jam, vagina menghasilkan 1-4 juta mililiter cairan yang berfungsi sebagai lubrikan atau pelicin alami.

Baca juga: Kata Dokter, Begini Cara Membersihkan Miss V yang Tepat (lll/up)
News Feed