Rabu, 10 Jan 2018 14:50 WIB

Riset Ungkap Perjalanan Dinas Luar Kota Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Riset ungkap perjalanan dinas luar kota bisa berdampak buruk bagi kesehatan/Foto: (Thinkstock) Riset ungkap perjalanan dinas luar kota bisa berdampak buruk bagi kesehatan/Foto: (Thinkstock)
Jakarta - Orang kerap menganggap dinas luar kota sebagai peluang untuk pelesir dan bersenang-senang. Namun sebuah penelitian membuktikan bahwa perjalanan bisnis itu tidak melulu menyehatkan, terutama bagi kesehatan mental.

Jika Anda termasuk karyawan yang sering melakukan perjalanan dinas atau pergi dalam waktu cukup lama untuk urusan bisnis maka orang tersebut cenderung mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Seperti dikutip dari Indian Express, temuan ini menunjukkan bahwa hasil perilaku buruk dan kesehatan mental meningkat secara signifikan.

"Meskipun perjalanan bisnis dapat dilihat sebagai keuntungan kerja dan dapat menyebabkan kemajuan pekerjaan, ada literatur yang berkembang yang menunjukkan bahwa perjalanan bisnis yang luas dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang terkait dengan faktor gaya hidup," kata Associate Professor dari Columbia University, Andrew Rundle.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Dilarang Makan Saat di Perjalanan

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa perjalanan bisnis yang luas dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine, tim tersebut mencatat kesehatan dari 18.328 karyawan yang menjalani penilaian kesehatan pada tahun 2015 melalui program manfaat kerja kesehatan perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa kecemasan tingkat ringan atau parah atau gejala depresi sering terjadi pada populasi karyawan.

"Perusahaan dan karyawan harus mempertimbangkan pendekatan baru untuk memperbaiki kesehatan karyawan selama perjalanan bisnis yang melampaui praktik kesehatan perjalanan yang khas dalam memberikan imunisasi dan layanan evakuasi medis," kata Rundle.

Baca juga: Hindari Lelah Saat Perjalanan Berlibur, Begini Asupan yang Benar


(hrn/up)
News Feed