Senin, 15 Jan 2018 08:36 WIB

Ciri Nyeri Sehabis Olahraga Lari yang Perlu Dikhawatirkan

Firdaus Anwar - detikHealth
Hati-hati risiko cedera saat lari terutama bagi yang belum terbiasa/Foto: Thinkstock Hati-hati risiko cedera saat lari terutama bagi yang belum terbiasa/Foto: Thinkstock
Jakarta - Awal tahun mungkin banyak di antara kita yang mencoba mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga terutama lari. Nah bila belum terbiasa wajar bila setelah olahraga badan akan terasa nyeri-nyeri.

Tapi perlu diperhatikan agar kita bisa mengenali nyeri yang diakibatkan karena belum terbiasa dengan karena munculnya cedera yang lebih serius. Ini karena menurut ahli fisioterapi Jason Bonacci dari Deakin University sekitar 80 persen pelari akan mengalami cedera.

Penyebabnya bisa karena berlari terlalu jauh, terlalu cepat, atau berlari dengan postur tubuh yang buruk.

Dijelaskan oleh Jason bahwa rasa nyeri setelah olahraga yang biasa muncul karena otot-otot mengalami sobekan mikroskopik. Tubuh akan bereaksi mengeluarkan molekul peradangan sehingga otot bisa jadi lebih cepat sembuh dan semakin kuat.

Baca juga: Maunya Olahraga yang Murah Meriah, Jawabannya Adalah Lari

"Berita baiknya adalah rasa nyeri karena proses itu akan hilang dalam waktu beberapa hari dan setelah terbiasa lari rasa nyerinya akan berkurang," kata Jason seperti dikutip dari ABC Australia, Senin (15/1/2018).

"Jadi secara sederhana kalau nyeri muncul beberapa hari setelah olahraga itu normal. Tapi kalau nyeri tetap terasa setelah lebih dari seminggu, terutama di satu tempat, maka itu saatnya kamu berpikir bahwa ini bukan proses penyembuhan yang normal," lanjutnya.

Bila memang nyeri terasa lebih dari seminggu Jason menyarankan agar segera temui dokter untuk mendapatkan terapi yang diperlukan. Jangan ditahan karena bisa jadi malah akan memperparah cedera membuat proses penyembuhan lebih lama.

Semakin cepat cedera ditangani semakin baik karena artinya seseorang juga bisa kembali berolahraga lebih cepat. Salah satu alasan kenapa orang sering gagal menerapkan resolusi tahun baru rutin olahraga adalah karena takut atau trauma cedera.

Baca juga: Lari Asal-asalan, Awas Risiko Cedera Mengintai (fds/up)
News Feed