Senin, 15 Jan 2018 13:30 WIB

Pantun Dari Sandiaga untuk Syukuran Cakupan Jaminan Kesehatan DKI

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sandiaga Uno berbagi pantun kesehatan. Foto: Ais/detikHealth Sandiaga Uno berbagi pantun kesehatan. Foto: Ais/detikHealth
Jakarta - Wakil Gubenur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, membagikan pantunnya sebagai bentuk syukur cakupan jaminan kesehatan DKI Jakarta yang sudah mencapai 95.06 persen dan lebih cepat dari yang ditargetkan. Hal ini pun memancing antusiasme warga untuk ikut mendengarkan pantun nasihat yang Sandi berikan.

Berikut ini adalah pantun yang Sandi bagikan di tengah pidato saat Launching Universal Health Coverage, Senin (15/1/2018), di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

"Beras ketan jerami bukan," ujar Sandi yang langsung dibalas penonton dengan 'cakep!'.

"Atas beranda amat terukur. Pantun kesehatan kami sampaikan, Sebagai cara untuk bersyukur," lanjut Sandi.

Baca juga: Difteri Juga Menyerang DKI, Sandiaga Uno Siapkan Antisipasi

Sontak pantun tersebut mendapatkan tepuk tangan meriah dari warga yang hadir. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Sandiaga pun juga menggunakan pantun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat.

"Pagi-pagi makan ketupat,
Ditemenin sama ikan emas,
Ayo sama-sama kita hidup sehat,
Dengan cara ikut Germas,"

Hmm kreatif juga ya cara Sandiaga memberikan edukasi kesehatan lewat pantun.

Baca juga: Sandiaga Uno: 10 Ribu Langkah per Hari? Nggak Ngitung, Tapi Pasti Lebih

(ask/up)
News Feed