Kamis, 18 Jan 2018 17:17 WIB

Cerita Astrid yang Dibantu dr Michael Wujudkan Resolusi Badan Ideal

Suherni Sulaeman - detikHealth
Astrid Angeline berhasil menurunkan berat badannya. Foto: 20detik Astrid Angeline berhasil menurunkan berat badannya. Foto: 20detik
Jakarta -

Pergantian tahun dianggap sebagai langkah awal untuk memulai aktivitas atau kebiasaan anyar. Beragam harapan digantungkan termasuk mewujudkan resolusi sehat. Salah satu resolusi terpopuler dan yang paling sering diucapkan adalah weight loss atau upaya menurunkan berat badan.

Termasuk yang dilakukan oleh wanita muda bernama Astrid Angeline. Lantaran mengalami kegemukan, ia pun memutuskan untuk menurunkan berat badan yang bukan hanya angan-angan ataupun keinginan semata tapi benar-benar membuat itu menjadi sebuah komitmen sampai berhasil mencapai berat badan ideal.

Awal mula penyebab tubuh Astrid menggemuk ternyata karena kebiasaan mengonsumsi makan berlebihan dan tidak mengontrol apa yang ia asup. Padahal menurutnya, tak ada keluarga yang punya riwayat obesitas, bahkan cenderung berbadan ideal.

"Gemuk sih sebenarnya karena makan saya nggak dijaga, jadi suatu kebiasaan, jadi suatu gaya hidup di mana segala sesuatu jadi over makannya. Pada suatu hari ada keluarga saya yang bilang kayaknya saya sudah agak kegemukan," kenang Astrid saat berbincang dengan detikHealth.

Astrid saat gemuk.Astrid saat gemuk. Foto: 20detik


"Jadi dari keluarga sendiri semuanya memang berat badannya ideal. Kebetulan kakak saya itu dua-duanya laki-laki, walaupun hobi makan, tapi mereka olahraganya juga kuat. Kalau untuk mama saya sendiri juga kecil dan makannya pun sedikit," tutur wanita berusia 29 tahun itu.

Aktivitas baru mengurus restoran milik keluarga pun membuat berat badan Astrid semakin bertambah. Ia mengaku pada beberapa bulan pertama mengurus restoran, ia lebih sering lembur. Sehingga tak bisa menjaga pola makan ditambah tak ada waktu untuk berolahraga.

Baca juga: Video: dr Michael Triangto, Dokter 'Lapangan' Bagi yang Tak Ingin Sakit

"Jadi selalu makan di luar, makan goreng-gorengan, yang benar-benar tidak sehat. Jadi pada saat memulai bisnis baru saya juga nggak ada waktu untuk olahraga. Itu yang membuat gaya hidup atau lifestyle saja jadi kurang sehat karena tidak ada pembakaran tapi makannya nggak dijaga," ucapnya.

Kemudian, atas rekomendasi dari teman, wanita yang hampir menjajal semua diet dan melakukan berbagai olahraga, mulai dari muaythai, yoga, pilates, dan juga olahraga di rumah lewat video, akhirnya menemui seorang spesialis kedokteran olahraga, yakni dr Michael Triangto. Berkat dr Michael, Astrid mengubah stereotip diet bakalan menyiksa, tapi nyatanya tidak demikian.

"Tadinya saya pikir kita nggak boleh makan nasi, nggak boleh makan ini, makan ini. Ternyata pas saya ikuti metode dr Michael, boleh makan nasi. Ternyata diet tuh enak ya seperti ini. Jadi tidak enaknya doang," tandas Astrid.

Baca juga: Pilih Olahraga Sebagai Resolusi Gaya Hidup Sehat, Perhatikan Ini Dulu

Kisah resolusi sehat Astrid bisa ditonton di video berikut ini:

(hrn/up)
News Feed