Rabu, 24 Jan 2018 07:19 WIB

Para Mahasiswa Ini Ciptakan Biskuit Kurma untuk Morning Sickness

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Rahma Lillahi Sativa Foto: Rahma Lillahi Sativa
Jakarta - Morning sickness atau mual dan muntah di pagi hari wajar terjadi pada hampir semua ibu hamil. Namun deritanya seringkali tak tertahankan.

Hal ini lantas menginspirasi Nurul Afifatul Azizah dan timnya yang terdiri atas Wahyu Erisa Fitri, Tika Pratama Putri (Prodi D3 Kebidanan) dan Khoirun Nabila (Prodi S1 Keperawatan) Universitas Nahdhatul Ulama Surabaya untuk menemukan cara menyenangkan untuk meredakan mual muntah tersebut.

"Jadi kami dulu magang di poli KIA dan kami menemukan banyak sekali ibu hamil yang mengalami mual muntah di pagi hari, terutama yang hamil muda," tutur Nurul Afifatul Azizah yang juga bertindak sebagai ketua kelompok.

Sampailah mereka pada gagasan tentang cemilan sehat yang dapat meredakan mual muntah di pagi hari. Gagasan ini pun mendapatkan sambutan baik dengan diberikannya dana hibah dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia 2017.

Yang unik adalah bahan bakunya, yaitu kurma. "Kami sengaja memilih kurma karena ini buah yang disenangi Rasulullah dan manfaatnya sangat banyak," tandasnya saat ditemui di Unusa Tower, Selasa (23/1/2018).

Dijelaskan gadis yang akrab disapa Afif itu, kurma dapat mengganti nutrisi ibu hamil yang mengalami morning sickness, yaitu dari kandungan karbohidrat dan glukosanya.

Selain itu, kurma juga mengandung asam folat, vitamin dan kalsium yang diharapkan tak hanya mengurangi keluhan mual muntah pada ibu hamil, tetapi juga mencegah agar tidak sampai terjadi hyperemesis atau mual muntah yang berlebihan.

Baca juga: Lebih Sering Morning Sickness? Bisa Jadi Bayi Anda Perempuan

Foto: Rahma Lillahi Sativa


Untuk menguji efektivitas cemilan bernama Bik Nunnah Mringis atau Biskuit Nutrisi Sunnah Atasi Morning Sickness tersebut, Afif dan timnya juga telah melempar sampel biskuit ini kepada 50-an ibu hamil yang ditemui di sejumlah rumah sakit di Surabaya secara acak.

Dalam sebulan percobaan, Afif mengaku respons partisipan terhadap cemilan buatan mereka cukup positif.

"Dalam seminggu aja kita udah dapat feedback. Udah berkurang (mual muntahnya, red) katanya. Kita juga pengennya ibu hamil juga nggak sering konsumsi obat-obatan," lanjutnya.

Berkat tanggapan positif tersebut, Afif dan timnya telah berhasil memiliki rumah produksi sendiri yang terletak di Jalan Kenjeran, Surabaya.

Bik Nunnah Mringis ini telah diproduksi hingga 6 kali dalam sebulan, di mana tiap produksi meghasilkan 40 kardus dengan isi masing-masing 12 lembar biskuit. Sedangkan untuk satu kardusnya, Afif mematok harga sebesar Rp 28.000.

"Ke depannya, kami ingin membuka cabang di kota Surabaya dan Sidoarjo," harap Afif.

Baca juga: Mahasiswa Ini Punya Cara Menyenangkan Redakan Morning Sickness

(lll/up)
News Feed