Kamis, 08 Feb 2018 10:35 WIB

Risiko Penyakit Jantung Mengintai Survivor Kanker Payudara

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Pengobatan kanker payudara dengan teknologi saat ini meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker, namun masih ada risiko penyakit jantung yang mengintai. Foto: Ilustrasi/thinkstock Pengobatan kanker payudara dengan teknologi saat ini meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker, namun masih ada risiko penyakit jantung yang mengintai. Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Pengobatan kanker payudara dengan teknologi saat ini meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker dengan cukup signifikan. Namun pakar mengingatkan bahaya efek samping pengobatan kanker payudara bagi jantung.

dr Laxmi Mehta dari Ohio State University Medical center, mengatakan teknologi saat ini memungkinkan survivor kanker payudara untuk hidup lebih lama. Namun penyebab kematiannya tidak berbeda jauh dengan populasi wanita pada umumnya, yakni penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Kanker pada Wanita, Kok Bisa?

"Semakin lama survivor kanker payudara hidup, semakin tinggi risiko penyakit jantungnya, terutama survivor kanker payudara yang sudah berusia di atas 65 tahun," tutur Mehta, yang berkolaborasi dengan American Heart Association, dikutip dari Reuters.

Hal ini terjadi karena pengobatan kanker diketahui memiliki efek samping terhadap jantung. Kemoterapi misalnya, dapat membuat otot-otot jantung melemah.

Pengobatan terbaru seperti targeted therapy diketahui meningkatkan risiko gagal jantung. Selain itu, radiasi juga diketahui dapat menyebabkan timbulnya gangguan irama jantung, kerusakan pada arteri dan juga bilik jantung.

Meski begitu, Mehta mengatakan bukan berarti pasien kanker payudara malah melewatkan pengobatan kankernya. Penelitian ini dilakukan untuk mengingatkan para wanita bahwa ketika pengobatan kanker selesai, mereka juga harus rutin mengecek kesehatan jantungnya.

"Semua pasien kanker payudara, baik yang memiliki penyakit jantung atau tidak, harus mengetahui risiko yang muncul akibat pengobatan terhadap jantungnya," tutupnya.

dr Susan Gilchrist, pakar kardiologi dari University of Texas MD Anderson Cancer Center, mengatakan pencegahan adalah langkah utama agar pasien kanker payudara yang menjalani pengobatan tidak memiliki penyakit jantung. Caranya, dengan menjalankan gaya hidup sehat meskipun proses pengobatan sudah selesai.

"Pesan kuncinya adalah aktif dan fokus pada pencegahan. Tetap beraktivitas fisik, menghindari merokok, dan menjaga berat badan merupakan langkah-langkah menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung tetap normal," tuturnya.

Baca juga: Berbagai Hambatan dalam Pelayanan Pasien Kanker di Indonesia

(mrs/up)
News Feed