Sabtu, 10 Feb 2018 22:48 WIB

5 Tipe Pengidap Impostor Syndrome, Andakah Salah Satunya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Halaman 1 dari 6
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Apa yang sama-sama dimiliki oleh Maya Angelou, Albert Einstein, Meryl Streep dan Emma Watson selain kesuksesan mereka? Yap, terlepas dari pencapaian mereka yang jelas dan diakui secara luas itu, mereka juga mengidap Impostor Syndrome, atau sindrom penipu.

Yaitu sebuah perasaan jengkel yang muncul karena seseorang merasa bahwa apa pun yang mereka lakukan, mereka adalah orang yang palsu. Jika Anda familiar dengan kutipan "Fake it, 'till you make it", kutipan tersebut adalah bentuk simpel dari Impostor Syndrome.

Pengidap sindrom ini terbiasa dengan perasaan menunggu orang di sekitarnya untuk "Temukan Aku". Mereka percaya bahwa mereka hanya pura-pura meningkatkan kepercayaan diri agar dapat terlihat oleh semua orang, serta meyakinkan diri bahwa mereka adalah penipu ulung yang kesuksesannya adalah sebuah "aji mumpung" atau ilusi.

Baca juga: Cemerlang Saat Kuliah Tapi Merasa Gagal Saat Kerja? Mungkin Ini Sebabnya

Valerie Young, penulis buku The Secret Thoughts of Successful Women: Why Capable People Suffer From the Imposter Syndrome and How to Thrive in Spite of It, telah meneliti para orang sukses tentang perasaan "menipu" mereka selama beberapa dekade dan berhasil mengidentifikasi beberapa tipe.

Dikutip dari Fast Company, berikut 5 tipe Impostor Syndrome beserta solusinya menurut Young: (up/up)
News Feed