ADVERTISEMENT

Kamis, 15 Feb 2018 13:38 WIB

Mengenal Rocketers, Komunitas yang Menggagas 'Sepeda Hantu' di Jl Gatsu

Widiya Wiyanti - detikHealth
Komunitas sepeda Rocketers penggagas ghost bike. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Masih ingat kejadian SUV mewah menabrak rombongan pesepeda di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Jakarta Selatan pada Sabtu (10/2/2018) lalu? Kejadian tersebut memakan satu korban jiwa atas nama Raden Sandy Syafiek, yang merupakan produser stasiun televisi RTV.

Bukan hanya keluarga dan rekan yang merasa kehilangan sosok Sandy yang dikenal pendiam. Beberapa orang yang masuk dalam komunitas sepeda pun merasa kehilangan karena kejadian tersebut.

Mereka tergabung dalam komunitas sepeda yang diberi nama Rocketers. Komunitas ini selalu bersepeda menuju kantornya masing-masing atau yang biasa disebut 'bike to work'.

"Kita ini sudah pernah kehilangan anggota yang hit and run juga, jadi secara emosional kenapa kita ngerasa bahwa pesepeda yang ditabrak meninggal itu emosionally kita merasa dekat jadinya. Walaupun kita nggak kenal, nggak ada satu pun temen-teman kita yang kenal sama si Sandy ini," ujar salah satu anggota, Chaidir kepada detikHealth.

Baca juga: SUV Mewah Tabrak Pesepeda, Ini Tips Bersepeda yang Aman

Pernah merasa kehilangan menjadi salah satu alasan mereka sangat berempati kepada pesepeda-pesepeda lain yang mengalami kejadian naas di jalan. Maka dari itu, komunitas ini memutuskan untuk membuat monumen #GhostBike, yakni meletakkan sepeda di tempat kejadian perkara (TKP).

"Waktu kita tahu ada kejadian seperti itu, meninggal tabrak lari, teman-teman langsung respons ya kita bikin #GhostBike karena biasanya lokasi kejadian hanya gitu saja kan, ada police line dan pilok-pilok bekas reka ulang. Tidak mengingatkan apa-apa," jelas Chaidir.




Tujuan mereka meletakkan #GhostBike ini adalah untuk menyadarkan pengguna jalan lain untuk sadar akan keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan.

"Jadi tujuannya, satu awareness sudah pasti. Kita mau share sama orang-orang bahwa di lokasi ini ada pesepeda ketabrak. Tujuannya biar orang 'hati-hati dong kalau di jalan'. Bukan buat pesepeda saja, tapi buat seluruh pengguna jalan kita saling berbagi, saling menghargai, saling menghormati," harapnya.

Sebelumnya pun sudah diletakkan #GhostBike untuk mengenang pesepeda lain yang tertabrak di Jalan Sudirman. Walau mengaku tidak mengenalnya, Rocketers ini juga merasakan kehilangan yang cukup mendalam.

"Ada juga korban tabrak lari tahun 2016, itu juga kita nggak kenal yang di Sudirman," pungkasnya.

Baca juga: Pesepeda Ditabrak SUV, Sandi Ingin Jalur Sepeda di DKI Ditambah



(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT