Kamis, 15 Feb 2018 13:48 WIB

BPOM Sebut Jangan Pakai Albothyl Dulu, Netizen Heboh

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta - Konsentrat policresulen 36 persen selama ini dikenal ampuh mengatasi sariawan. Anjuran BPOM agar obat dengan kandungan tersebut tidak dipakai dulu, sontak memancing kehebohan di kalangan pemakai produk sejenis.

"Kita pakai aman aman aja top cer bangat obati sariawan ,kog sekarang di curigai?? ada apa gerangan??" tulis Mintaria, seorang pembaca detikHealth, di kolom komentar.

"loh obatnya udah lama muncul. kenapa baru ramai ramai sekarang?" tulis pembaca yang lain, Wandy Hwang.

Keriuhan juga terjadi di media sosial. Di twitter misalnya, banyak yang khawatir karena obat tersebut mudah didapatkan, cukup populer untuk pemakaian sehari-hari.

"waduuu beberapa hari ini aing make albothyl buat sariawan,,," tulis pemilik akun @rahmathdc.

Baca juga: Viral Surat BPOM Soal Albothyl, BPOM: Sementara Jangan Digunakan Dulu!

Sementara itu, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menyebut penggunaan konsentrat policresulen 36 persen untuk sariawan memang tidak dianjurkan. Meski efektif menghilangkan nyeri sariawan, obat ini bisa memicu iritasi pada mukosa atau lapisan tipis di rongga mulut.

"Sejak awal kami sudah menyarankan pada rekan-rekan di PDGI untuk tidak menggunakan Albothyl sebagai obat sariawan. Namun, memang obat tersebut sudah dijual bebas sejak lama dan mendapat izin edar dari BPOM," kata drg Hananto Seno, Sp.BM, Ketua PDGI saat dihubungi detikHealth, Kamis (15/2/2018).

Baca juga: Perhimpunan Dokter Gigi Tak Sarankan Policresulen untuk Sariawan

(up/up)