Senin, 19 Feb 2018 11:43 WIB

Festival Vegan Akan Digelar Maret-April 2018 di Jakarta

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Indonesia Vegetarian Society (IVS) kembali menggelar festival vegan internasional. Selain memperkenalkan pola makan yang sehat, acara ini juga mengkampanyekan gaya hidup yang ramah lingkungan.

Salah satu alasan untuk beralih ke pangan nabati adalah tingginya penggunaan antibiotika di peternakan. Biasanya, antibiotika digunakan sebagai growth factor pada hewan ternak. Sebagai dampaknya, terjadi resistensi pada berbagai jenis bakteri yang membuatnya kebal terhadap antibiotika.

"Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa pada tahun 2050 nanti, resistensi antibiotik bisa menjadi 'lebih mematikan daripada kanker' dengan lebih dari 10 juta korban setahun," tulis IVS dalam rilis yang diterima detikHealth.

Isu lain yang diangkat dalam kampanye ini adalah soal keberlanjutan atau sustainability bahan pangan. IVS menyebut, produk-produk hewani seperti daging dan susu tidak berkelanjutan karena laju pertambahan penduduk sangat pesat.

"Dibutuhkan 16 kg padi-padian dan palawija untuk memproduksi 1 kg daging sapi. Begitu banyak lahan yang dibutuhkan untuk pertanian, yang ironisnya hasil panennya dijadikan pakan ternak, bukan untuk makanan manusia," demikian dikutip dari rilis tersebut.

Tahun ini, IVS akan menggelar Earth Day Vegan Festival 2018 pada 23-25 Maret 2018 di Tribeca Central Park Mall, dan Indonesia International Vegan Festival & Forum 2018 pada 13-15 April 2018 di Neo Soho Mall, keduanya di Jakarta Barat.

Selain ada talkshow yang menghadirkan Sophia Latjuba dan Eva Celia, festival vegan juga akan dimerikahkan dengan fashion show dari bahan-bahan daur ulang. Juga ada diskusi tentang Green Vegan bersama Dr Sisuanto Tseng, Presiden Indonesia Vegan Society (IVS). (up/up)
News Feed