Senin, 26 Feb 2018 13:35 WIB

Peneliti Bentuk Kelompok 'Pemburu Virus' Internasional

Firdaus Anwar - detikHealth
Para peneliti ingin segera mengidentifikasi banyak virus baru. (Foto: thinkstock) Para peneliti ingin segera mengidentifikasi banyak virus baru. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dalam sebuah surat pernyataan yang dipublikasi dalam jurnal Science, sekelompok peneliti tengah mencari bantuan untuk membentuk kelompok internasional bernama Global Virome Project (GVP). Tujuannya adalah memburu, mengidentifikasi, dan mempelajari virus baru demi bisa mencegah kembalinya wabah global.

Virus penyakit seperti Zika, SARS, Ebola, atau HIV memiliki kesamaan yaitu berawal dari hewan namun kemudian beradaptasi menular ke manusia. Virus-virus tersebut karena belum diketahui sampai jadi wabah membuat kerusakan besar dengan SARS sebagai contoh pada tahun 2002 memakan biaya penanganan global sampai sekitar 40 miliar dollar.

Baca juga: Peneliti Ungkap Tipe Virus yang Berpotensi Picu Wabah

Oleh karena itu GVP didirikan dengan target dalam 10 tahun memburu sekitar 1,7 juta virus baru pada hewan yang diprediksi berpotensi menginfeksi manusia. Hingga saat ini baru ada sekitar 260 virus manusia dari hewan yang teridentifikasi.

"Kemampuan kita untuk mengurangi dampak kerusakan dari penyakit baru masih lemah karena pemahaman kita yang buruk terkait keragaman dan ekologi ancaman virus," tulis peneliti seperti dikutip dari Live Science, Senin (26/2/2018).

"Global Virome Project... akan membantu mengidentifikasi ancaman-ancaman ini dan memberikan data yang cepat untuk membantu program intervensi kesehatan menghadapi wabah di masa depan," lanjutnya.

Menurut peneliti dana pengadaan proyek sudah ada dan rencananya mulai tahun 2018 proyek mulai akan berjalan di dua negara dulu yaitu China dan Thailand.

Baca juga: Indonesia Harus Siap dan Sigap Menghadapi Pandemi Influenza Baru (fds/up)
News Feed