ADVERTISEMENT

Selasa, 27 Feb 2018 12:20 WIB

Bahan Baku untuk Penghasil Sel Darah Merah Akan Diproduksi di Indonesia

Widiya Wiyanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Sel darah merah adalah salah satu komponen penting yang ada di dalam tubuh. Jika berkurang, maka bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan.

Pada pengobatan cuci darah atau hemodialisis pada pasien gagal ginjal, sel darah merah juga sangat membantu untuk pemulihan dan dibutuhkan hormon penghasil sel darah merah atau yang disebut Erythropoietin (EPO).

"Itu namanya Erythropoietin atau disingkat EPO yang itu adalah produk biologi yang bisa membantu pengobatan menumbuhkan sel darah merah. Jadi memang biasanya dipake untuk beberapa pasien kanker dan cuci darah," ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma TBK, Vidjongtius usai peresmian pabrik Bahan Baku Obat dan Produk Biologi di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (27/2/2017).

Dengan diresmikannya pabrik tersebut, produk pertama akan diproduksi adalah EPO. Sebelumnya, EPO didatangkan dari beberapa negara lain, namun PT Kalbe berupaya untuk mengembangkannya agar dapat diproduksi dan dapat membantu pasien cuci darah.

"Yang bahan baku itu yang EPO, yang sekarang ada kan impor barang jadi. Sekarang kita bikin bahan bakunya baru kita bikin barang jadinya. Jadi dua-duanya ada," jelas Vidjongtius.

Baca juga: Catat, Penyakit-penyakit Ini Bisa Sebabkan Anemia

Presiden Direktur PT Kalbe Farma TBK, VidjongtiusPresiden Direktur PT Kalbe Farma TBK, Vidjongtius Foto: Widiya Wiyanti


Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek pun sangat mengapresiasi adanya EPO yang akan diproduksi di dalam negeri. Mengingat pasien gagal ginjal cukup meningkat, namun hingga saat ini hanya kurang lebih 20 persen pasien yang mendapatkan pengobatan dengan benar karena jumlah EPO yang terbatas dan harganya mahal.

'Bahan baku obat ini sangat penting di Indonesia, selama ini kita impor bahan baku obat dari luar. Walau kita agak ketinggalan, kita juga tidak mempunyai bahan baku kimia dasarnya. Oleh karena itu, ini ada teknologi baru, satu transformasi dari bahan baku kimia menjadi bahan baku biologi," ungkap Menkes Nila.

Menkes Nila juga berharap dengan diproduksi di Indonesia, EPO dan berbagai obat berbasis biologi lainnya yang akan diproduksi bisa terjangkau dalam hal biayanya.

Baca juga: Kenapa Urat Nadi Terlihat Berwarna Biru di Balik Kulit Kita?

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT