Senin, 05 Mar 2018 13:02 WIB

Hii Ngeri! Dokter di Kenya Lakukan Operasi Otak pada Pasien yang Salah

Widiya Wiyanti - detikHealth
Dokter di Kenya lakukan operasi otak pada pasien yang salah. Foto: thinkstock
Jakarta - Dokter di Rumah Sakit Nairobi, Kenya melakukan malpraktek. Dia melakukan operasi otak pada pasien yang salah. Menurut laporan pada hari Jumat (2/3/2018), petugas medis rumah sakit tersebut secara tidak sengaja mengganti identitas dua pasien.

Salah satunya diharuskan mendapatkan penanganan operasi untuk menghilangkan pembekuan darah di otaknya. Sedangkan yang lainnya hanya membutuhkan perawatan ringan karena ada pembengkakak di otaknya.

Tak bisa dibayangkan jika identitas kita tertukar dengan orang lain bukan? Secara tidak sengaja pula para dokter mengoperasi orang yang salah. Mereka gagal menemukan bekuan darah di otaknya.

Baca juga: Didiagnosis Flu, Ternyata Gadis Ini Idap Kanker Stadium Akhir

"Rumah sakit sangat menyesali kejadian ini dan telah melakukan semua hal untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan pasien yang bersangkutan," kata Lily Koros, Pejabat Eksekutif Tertinggi (CEO) sekaligus ahli bedah saraf di rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari New York Post.

Koros meminta maaf atas kejadian tersebut. Dan setidaknya ada empat staf rumah sakit yang dikenakan skorsing, meliputi perawat, dua orang dokter ahli bedah, dan seorang CEO.

"Kami dengan senang hati memberi tahu masyarakat bahwa pasien dalam pemulihan dan tengah berjalan dengan baik," tandas Koros.

Pada kejadian ini, dua dokter yang terlibat mengaku tidak tahu menahu akan penggantian identitas pasien, karena menurut mereka perawatlah yang mempersiapkan pasien untuk operasi.

Baca juga: Dua Tahun Farah Hidup dengan Benjolan, Tak Disangka Kanker Tiroid Ganas

(wdw/up)